- Ayat Al-Quran dan Hadits tentang Nuzulul Quran 1. Al-Baqarah Ayat 185 2. Ad-Dukhan Ayat 2-3 3. Al-Qadr Ayat 1 4. Al-Anfal Ayat 41 5. Asy-Syu'ara Ayat 192-195 6. Al-Alaq Ayat 1-5 7. Hadits Riwayat Ahmad, Ath-Thabrani, dan Al-Baihaqi
- FAQ Ada berapa tahap Al-Quran turun? Apa ayat Al-Quran yang pertama kali turun? Al-Alaq ayat 1-5 turun pada 17 atau 24 Ramadan?
Selain Lailatul Qadar yang secara harfiah berarti 'malam kemuliaan', Ramadan juga memiliki peristiwa penting lain, yakni Nuzulul Quran. Apa itu?
Dikutip dari buku Ulumul Quran oleh Dr PM Gunawan Nst MPdI, nuzulul berasal dari kata Arab 'nazala' yang artinya turun atau jatuh. Sementara itu, Quran merujuk pada kitab suci umat Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.
Dengan demikian, dapat dipahami bahwa Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Al-Quran. Sebagaimana detikers ketahui, Al-Quran pertama kali turun saat Nabi SAW menyendiri di Gua Hira. Sejak peristiwa itu, Al-Quran diwahyukan sepenggal demi sepenggal selama 23 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut penjelasan dari situs Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya, Nuzulul Quran di Indonesia merujuk tradisi masyarakat tiap malam 17 Ramadan. Tradisi itu dikaitkan dengan peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi SAW di Gua Hira.
Nuzulul Quran biasanya diperingati dengan kajian, tadarusan dan khataman, hingga doa bersama. Sebelum tanggalnya tiba, cari tahu dalil Al-Quran dan hadits mengenai Nuzulul Quran di bawah ini, yuk!
Poin Utamanya:
- Nuzulul Quran secara bahasa berarti 'turunnya Al-Quran'. Nuzulul Quran di Indonesia diperingati tiap 17 Ramadan dengan dalil surat al-Anfal ayat ke-41.
- Ada banyak ayat Al-Quran yang mengisahkan Nuzulul Quran, baik turunnya Al-Quran dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah maupun pewahyuan kepada Nabi SAW. Di antaranya surat al-Baqarah ayat 185, ad-Dukhan ayat 2-3, dan al-Qadr ayat 1.
- Mengenai Nuzulul Quran, ada hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, ath-Thabrani, dan al-Baihaqi. Hadits itu menyebut Al-Quran turun pada malam 24 Ramadan.
Ayat Al-Quran dan Hadits tentang Nuzulul Quran
Dirangkum dari NU Online dan detikHikmah, berikut beberapa ayat yang menjelaskan Nuzulul Quran:
1. Al-Baqarah Ayat 185
Ayat ke-185 surat al-Baqarah adalah bukti tak terbantahkan bahwasanya Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadan. Yang dimaksud dalam ayat ini adalah turunnya Al-Quran dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah, jadi bukan kepada Nabi SAW.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur."
2. Ad-Dukhan Ayat 2-3
وَالْكِتٰبِ الْمُبِيْنِۙ. اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ.
Artinya: "Demi Kitab (Al-Quran) yang jelas. Sesungguhnya Kami (mulai) menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatul Qadar). Sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan."
Kementerian Agama melalui Quran onlinenya, menjelaskan bahwasanya ayat di atas adalah dalil turunnya Al-Quran dari Lauhul Mahfuz ke langit dunia. Ayat ini dapat dimaknai sebagai penjelas waktu presisi turunnya Al-Quran dari ayat ke-185 al-Baqarah sebelumnya.
3. Al-Qadr Ayat 1
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailatul Qadar."
Jika ad-Dukhan ayat 2-3 menjadi dasar bahwasanya Al-Quran turun pada Lailatul Qadar, maka ayat pertama Al-Qadr adalah penegasnya. Redaksinya secara gamblang menyebut Al-Quran diturunkan pada malam yang lebih baik ketimbang 1000 bulan itu.
4. Al-Anfal Ayat 41
وَاعْلَمُوْٓا اَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَاَنَّ لِلّٰهِ خُمُسَهٗ وَلِلرَّسُوْلِ وَلِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِ اِنْ كُنْتُمْ اٰمَنْتُمْ بِاللّٰهِ وَمَآ اَنْزَلْنَا عَلٰى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعٰنِۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya: "Ketahuilah, sesungguhnya apa pun yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka seperlimanya untuk Allah, Rasul, kerabat (Rasul), anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan ibnu sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Nabi Muhammad) pada hari al-furqān (pembeda), yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Menurut salah satu pendapat, yang dimaksud dengan hari al-Furqan adalah Perang Badar. Perang yang dimenangkan umat Islam ini terjadi pada 17 Ramadan tahun ke-2 Hijriah. Penafsiran inilah yang dijadikan dasar argumen sebagian ulama bahwasanya Al-Quran turun pertama kali pada 17 Ramadan. Tanggal ini pulalah yang dipedomani dalam tradisi Nuzulul Quran di Tanah Air.
5. Asy-Syu'ara Ayat 192-195
وَاِنَّهٗ لَتَنْزِيْلُ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ. نَزَلَ بِهِ الرُّوْحُ الْاَمِيْنُ ۙ. عَلٰى قَلْبِكَ لِتَكُوْنَ مِنَ الْمُنْذِرِيْنَ ۙ. بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِيْنٍ ۗ.
Artinya: "Sesungguhnya ia (Al-Quran) benar-benar diturunkan Tuhan semesta alam. Ia (Al-Quran) dibawa turun oleh Ruhul Amin (Jibril). (Diturunkan) ke dalam hatimu (Nabi Muhammad) agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan. (Diturunkan) dengan bahasa Arab yang jelas."
Empat ayat surat asy-Syu'ara ini menjadi dasar bahwasanya Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur lewat perantaraan Malaikat Jibril. Begitu dibacakan Jibril, Al-Quran langsung masuk ke hati Nabi SAW sehingga beliau paham betul arti dan maknanya. Dijelaskan pula bahwa Al-Quran turun dalam bahasa Arab.
6. Al-Alaq Ayat 1-5
Ayat 1 sampai 5 al-Alaq adalah firman Allah SWT pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Kelimanya turun di Gua Hira.
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ. خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ. اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ. الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ. عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ.
Artinya: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan! Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Mulia, yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
7. Hadits Riwayat Ahmad, Ath-Thabrani, dan Al-Baihaqi
Ulama berbeda pendapat mengenai waktu Al-Quran diturunkan kepada NabI SAW di Gua Hira. pendapat pertama, seperti sudah disebutkan dalilnya di atas, adalah pada 17 Ramadan. Pendapat kedua menyebut Al-Quran turun pada malam 24 Ramadan. Dasarnya adalah hadits:
عَنْ وَاثِلَةَ بن الأَسْقَعِ، عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: أُنْزِلَتْ صُحُفُ اِبْرَاهِيْمَ أَوَّلَ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ لِسِتٍّ مَضَيْنَ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَ الزَّبُوْرُ لاِثْنَتَي عَشْرَةَ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَ الاِنْجِيْلُ لِثَمَانِ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَ اْلقُرْاَنُ لِأَرْبَعٍ وَعِشْرِيْنَ مَضَتْ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: "Dari Wāṡilah bin al-Asqa' bahwa Rasulullah SAW bersabda, 'Ṣuḥuf Ibrahim diurunkan pada malam pertama bulan Ramadan, Taurat diturunkan pada tanggal 6 Ramadan, Zabur pada malam 12 Ramadan, Injil pada malam 18 Ramadan dan Al-Qur'an diturunkan pada malam 24 Ramadan.'" (HR Ahmad, Ath-Thabrani, dan Al-Baihaqi)
Selain dua pendapat di atas, Dr Abdurrahman al-Bagdady dalam bukunya, Peristiwa Penting Di Bulan Ramadhan, menyebut ada pendapat ketiga. Menurut pendapat ini, Al-Quran turun pada tanggal 18 Ramadan. Wallahu a'lam bish-shawab.
Nah, itulah 7 ayat al-Quran dan hadits mengenai Nuzulul Quran. Semoga bermanfaat!
FAQ
Ada berapa tahap Al-Quran turun?
Terdapat 3 tahap. Pertama, dari Allah SWT ke Lauhul Mahfudz. Kedua, dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah. Ketiga, turun ke Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril alaihissalam.
Apa ayat Al-Quran yang pertama kali turun?
Ayat yang pertama turun adalah surat al-Alaq 1-5. Wahyu ini dibawa Jibril ke Nabi Muhammad SAW yang sedang berada di Gua Hira.
Al-Alaq ayat 1-5 turun pada 17 atau 24 Ramadan?
Para ulama berbeda pendapat. Yang memilih tanggal 17 Ramadan mendasarkannya atas al-Anfal ayat 41. Sementara itu, ulama yang menyebut 24 Ramadan mendalilkannya dengan hadits riwayat Ahmad, ath-Thabrani, dan al-Baihaqi.

Komentar Terbanyak
BGN Umumkan 5 Pejabat Baru, Ini Daftarnya
Disdag Jogja Buka Suara soal Curhat Difabel Dilarang Jual Asongan di Ngasem
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol ke Final Usai Sikat Prancis 2-0