Round-Up

Kala Bos Rokok HS Minta Maaf ke Pemotor Jupiter Usai Laka Vs Mogenya

Tim detikJogja - detikJogja
Rabu, 04 Mar 2026 03:00 WIB
Penampakan moge yang dikendarai bos rokok HS, M Suryo, usai kecelakaan di Kulon Progo, Minggu (1/3/2026) sore. Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Jogja -

Pengusaha rokok HS, Muhammad Suryo, meminta maaf ke keluarga pemotor Jupiter MX yang terlibat kecelakaan dengan dirinya ketika mengendarai motor gede (moge) di wilayah Kulon Progo. Istri Suryo, selaku pembonceng moge, meninggal akibat kecelakaan itu.

Diketahui, kecelakaan itu terjadi di Jalan Wates-Purworejo, wilayah Palihan, Temon, Kulon Progo, Minggu (1/3) sore. Insiden itu menyebabkan istri Suryo, Anis Syarifah, meninggal. Adapun Suryo serta dua pengendara Jupiter, yaitu Aab Abdullah dan Deva, mengalami luka serius dan masih dirawat di rumah sakit.

Utusan Jenguk Korban di RS

Utusan Suryo, Dandan Jaya Kartika, mengatakan Suryo memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban. Suryo juga berkomitmen membiayai pendidikan anak korban hingga jenjang sarjana.

Hal itu disampaikan Dandan saat menjenguk korban bernama Aab Abdullah dan anaknya, Deva, di RSUD Wates, kemarin.

"Kami diutus Bapak Muhammad Suryo untuk menjenguk Pak Aab dan Dik Deva dan memastikan penanganan medis terhadap keduanya berjalan lancar," kata Dandan dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Selasa (3/3/2026).

Utusan bos rokok HS Muhammad Suryo menjenguk pengendara Jupiter MX yang terlibat kecelakaan di Kulon Progo, Selasa (3/3/2026). Foto: Dok. Tim HS

"Kami menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa menjenguk sekarang, karena baru selesai prosesi pemakaman istri Pak Suryo yang menjadi korban akibat kecelakaan ini," sambungnya.

Dandan mengatakan, kondisi Aab dan Deva sudaha berangsur membaik setelah menjalani perawatan intensif, termasuk tindakan operasi.

"Alhamdulillah kondisi Pak Aab dan Dik Deva sudah membaik. Kami sudah komunikasi dengan dokter bahwa semua tindakan medis sudah dilakukan termasuk tindakan operasi," jelasnya.

Pihak Suryo memastikan seluruh biaya pengobatan kedua korban ditanggung sepenuhnya. Suryo juga disebut berkomitmen membiayai pendidikan Deva hingga jenjang sarjana, serta memberikan santunan dan mengganti sepeda motor korban.

"Kami sudah komunikasi dengan keluarga korban dan alhamdulillah disambut baik. Yang paling penting saat ini adalah Pak Aab, Dik Deva dan Pak Suryo segera pulih dan bisa beraktivitas seperti sedia kala," ucap Dandan.

Video Call dengan Keluarga Korban

Dalam kesempatan tersebut, Suryo juga melakukan video call atau panggilan video dengan keluarga korban untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

"Bapak, saya mohon maaf ya. Kalau istri saya ada salah, saya mohon maaf. Tidak ada yang menginginkan semua ini," kata Suryo saat video call, kemarin.

Dia juga berharap hubungan kedua keluarga tetap terjalin baik setelah peristiwa tersebut.

"Semoga kita bisa jadi keluarga. Mulai hari ini saya menganggap panjenengan (anda) keluarga saya. Sekali lagi saya mohon maaf," kata Suryo.

Pernyataan Keluarga Korban

Istri Aab, Ratih, menyatakan pihaknya menerima permohonan maaf tersebut dan menginginkan penyelesaian perkara secara damai.

"Iya pak, sama-sama ya pak. Saya juga minta maaf atas kelalaian suami saya. Kami turut berduka atas kepergian istri bapak. Semoga bapak juga lekas membaik," kata Ratih.

Ratih mengatakan sejak malam kejadian sudah ada perwakilan dari pihak Suryo yang datang untuk membantu penanganan.

"Responsnya baik, sejak kejadian itu, malamnya sudah ada utusan Pak Suryo yang datang untuk menangani semuanya," jelasnya.

Menurut Ratih, kecelakaan itu merupakan musibah. Pihaknya tidak ingin menyalahkan pihak manapun.

"Saya inginnya damai. Kasihan, nggak ada yang mau kejadian ini. Kita sama-sama korban. Nggak ada yang salah. Kami juga minta maaf karena mendengar istri bapak meninggal dunia. Kami saling memaafkan karena kita sama-sama korban," ujar dia.




(dil/dil)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork