Penampakan Ringseknya Moge Bos Rokok HS Usai Laka di Kulon Progo

Penampakan Ringseknya Moge Bos Rokok HS Usai Laka di Kulon Progo

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Selasa, 03 Mar 2026 21:36 WIB
Penampakan moge yang dikendarai bos rokok HS, M Suryo, usai kecelakaan di Kulon Progo, Minggu (1/3/2026) sore.
Penampakan moge yang dikendarai bos rokok HS, M Suryo, usai kecelakaan di Kulon Progo, Minggu (1/3/2026) sore. Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Kulon Progo -

Pengusaha rokok HS sekaligus founder Surya Group, Muhammad Suryo, mengalami kecelakaan saat mengendarai motor gede (moge) di Temon, Kulon Progo, Minggu lalu. Istri Suryo yang membonceng, Anis Syarifah, meninggal dunia. Ini penampakan ringseknya moge tersebut.

Motor gede (moge) jenis Harley Davidson itu mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan. Saat ini moge tersebut diamankan di Polres Kulon Progo.

Tampak area depan moge itu hancur hingga mengekspos bagian instrumen dan kabel-kabel di dalamnya. Komponen lampu depannya juga sudah tidak berbentuk. Bagian setangnya juga tampak bengkok akibat benturan. Moge itu ditutupi menggunakan terpal oleh petugas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko mengatakan pihaknya masih belum bisa memastikan berapa kecepatan kendaraan saat terjadi kecelakaan.

"Kalau dari segi kecepatan atau berapa berapa belum dapat pastikan, masih penyelidikan," kata Sarjoko, Senin (2/3/2026) lalu.

ADVERTISEMENT

Sarjoko menjelaskan, kecelakaan yang melibatkan moge dan motor Jupiter MX itu terjadi pada Minggu (1/3) sore.

"Benar bahwa telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor besar pada hari Minggu 1 Maret 2026 pukul 16.45 WIB di Jalan Wates-Purworejo, simpang empat Mlangsen Palihan, Temon," kata Sarjoko, kemarin.

Dia menyebut moge itu dikendarai oleh pria inisial MS yang memboncengkan saudari AS. Sementara sepeda motor Jupiter dikendarai oleh AA berboncengan dengan DN.

"Kecelakaan mengakibatkan saudari AS yang merupakan penumpang motor besar meninggal dunia," jelasnya.

Sarjoko melanjutkan, detail kronologi kejadian masih dalam pendalaman Satlantas Polres Kulon Progo. Polisi telah melaksanakan olah TKP secara menyeluruh melalui metode TAA (Traffic Accident Analysis) untuk menganalisis peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.

"Kami ingin memastikan semua fakta terkumpul secara objektif dan profesional. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali setelah hasil olah TKP dan penyelidikan dinyatakan lengkap," pungkasnya.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads