Trump Sebut Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Tewas!

Internasional

Trump Sebut Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Tewas!

Yogi Ernes - detikJogja
Minggu, 01 Mar 2026 09:06 WIB
(COMBO) This combination of pictures created on February 04, 2026 shows, L/R, a handout photograph provided by the office of Irans Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei showing him addressing a meeting with the people in Tehran on January 17, 2026 and US President Donald Trump speaking in the Oval Office of the White House in Washington, DC, February 3, 2026. President Donald Trump said in an interview with NBC News on February 4, 2026, that Irans supreme leader Ayatollah Ali Khamenei should be very worried, as the US builds up its military forces in the region. I would say he should be very worried, yeah, he should be, Trump told the US broadcaster. As you know, they are negotiating with us. (Photo by SAUL LOEB / various sources / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT AFP PHOTO/KHAMENEI.IR - HANDOUT - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden AS Donald Trump Foto: AFP PHOTO/KHAMENEI.IR
Jogja -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas. Khamenei terbunuh dalam serangan udara AS bersama Israel.

"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," kata Trump di jaringan media Social Truth miliknya, dilansir AFP via detikNews, Minggu (1/3/2026).

Diketahui, AS dan Israel melancarkan serangan udara gabungan pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Puluhan bom dilaporkan dijatuhkan di kompleks kediaman Khamenei yang berlokasi di ibu kota Teheran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"30 bom dijatuhkan di kompleks tersebut. Ali Khamenei berada di bawah tanah, tetapi mungkin tidak di bunkernya sendiri," bunyi laporan jaringan Channel 12 Israel dilansir AFP.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pihaknya mengklaim menemukan tanda-tanda kematian Khamenei.

"Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei dihancurkan di jantung Teheran... dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi," kata Netanyahu dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Bulan Sabit Merah Iran mengatakan pada Sabtu malam bahwa setidaknya 201 orang telah tewas dan 747 orang terluka akibat serangan Israel dan AS.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads