Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah di bulan Ramadan yang dilaksanakan berjamaah di masjid. Namun, dalam beberapa keadaan, tidak setiap orang bisa datang ke masjid untuk melaksanakannya. Lantas, apakah boleh kita mengerjakan sholat Tarawih sendiri di rumah? Temukan jawabannya di sini.
Dalam buku "Panduan Shalat Sunah Lengkap" oleh KH Muhammad Sholikhin, sholat Tarawih adalah sholat malam atau qiyamul lail yang dilaksanakan pada bulan Ramadan.
Pada umumnya, sholat Tarawih dilaksanakan bersama di masjid kemudian ada khutbahnya juga. Akan tetapi, apakah boleh sholat Tarawih sendiri di rumah? berikut hukum dan penjelasan lengkapnya di bawah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Berdasarkan buku "Kitab Lengkap Panduan Shalat" oleh M. Khalilurrahma Al-Mahfani, dan Abdurrahim Hamdi, hukum sholat Tarawih secara umum adalah sunnah muakkad, yang artinya sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Sebagaimana dalam hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Jama'ah dari Abu Hurairah, berikut ini.
ΩΨ§ΩΩ Ψ±ΩΨ³ΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ³ΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΨ±ΩΨΊΩΩΨ¨Ω ΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§Ω Ω Ψ±ΩΩ ΩΨΆΩΨ§ΩΩ Ω ΩΩΩ ΨΊΩΩΩΨ±Ω Ψ£ΩΩΩ ΩΩΨ£ΩΩ ΩΨ±ΩΩΩΩ Ω ΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΨΉΩΨ²ΩΩΩ ΩΨ©ΩΨ ΩΩΩΩΩΩΩΩΩ: Ω ΩΩΩ ΩΩΨ§Ω Ω Ψ±ΩΩ ΩΨΆΩΨ§ΩΩ Ψ₯ΩΩΩ ΩΨ§ΩΩΨ§ ΩΩΨ§ΨΩΨͺΩΨ³ΩΨ§Ψ¨ΩΨ§ ΨΊΩΩΩΨ±Ω ΩΩΩΩ Ω ΩΨ§ ΨͺΩΩΩΨ―ΩΩΩ Ω Ω ΩΩΩ Ψ°ΩΩΩΨ¨ΩΩΩ
Artinya:
"Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengerjakan sholat pada malam bulan Ramadan, tetapi tidak mewajibkannya. Beliau bersabda, 'Barang Siapa yang bangun pada malam bulan Ramadan karena iman dan mengharap Ridha Allah maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
Dalam sumber yang sama, dijelaskan sholat Tarawih ini bisa dikerjakan dengan berjamaah atau sendirian. Akan tetapi, menurut jumhur ulama, sholat Tarawih itu paling utama dikerjakan secara berjamaah. Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa hukum sholat Tarawih yang dilakukan sendiri di rumah adalah boleh.
Hukum sholat sendiri ini tidak secara eksplisit dijelaskan dalam sebuah hadits. Namun, dalam sebuah hadits riwayat Jamaah yang bersumber dari Aisyah menjelaskan tentang Nabi Muhammad yang terkadang melaksanakan sholat Tarawih sendiri karena khawatir orang-orang akan menganggap ibadah tersebut sebagai kewajiban.
Waktu Mengerjakan Sholat Tarawih
Setelah mengetahui hukum sholat Tarawih sendiri di rumah, kita juga perlu memahami kapan waktu mengerjakan sholat Tarawih. Dengan demikian, kita tidak salah ketika melaksanakannya sendiri di rumah.
Waktu mengerjakan sholat Tarawih juga dijelaskan dalam sumber yang sama. Dalam sumber tersebut, sholat Tarawih dikerjakan pada malam hari pada bulan Ramadan. Waktu pengerjaannya sendiri dimulai setelah sholat Isya sampai terbit fajar.
Waktu mengerjakan sholat Tarawih ini dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ahmad dari Amr bin Al-'ash. Lebih jelasnya, kalian bisa simak lafal dan terjemahan haditsnya di bawah ini.
Ψ₯ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ψ²ΩΨ§Ψ―ΩΩΩΩ Ω Ψ΅ΩΩΩΨ§Ψ©ΩΨ ΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨͺΩΨ±ΩΨ ΩΩΨ΅ΩΩΩΩΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩ ΩΨ§ Ψ¨ΩΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩΩΨ§Ψ©Ω Ψ§ΩΩΨΉΩΨ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ₯ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩΩΨ§Ψ©Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ¬ΩΨ±Ω.
Artinya:
"Sesungguhnya Allah telah menambah sholat pada kalian dan dia adalah sholat witir, Maka lakukanlah sholat witir itu antara sholat Isya' hingga sholat fajar."
Sholat Tarawih memang boleh dikerjakan pada sepertiga malam sebelum waktu sholat fajar, namun pada umumnya masyarakat kita mengerjakannya setelah Isya. Oleh karena itu, kita bisa sesuaikan sendiri pelaksanaannya, apalagi ketika kalian mengerjakannya sendiri di rumah.
Kemudian dalam pelaksanaan sholat Tarawih, Rasulullah SAW sendiri dalam beberapa riwayat hadits mengerjakannya dalam dua rakaat-dua rakaat, ada pula yang sepuluh rakaat, dan sebagainya. Namun, beliau juga tidak membatasi jumlah rakaat sholat Tarawih.
Pada umumnya, di Indonesia mengerjakan sholat tarawih dan witir ini terbagi menjadi golongan yang 11 rakaat dan 23 rakaat. Meski demikian, keduanya sama-sama diperbolehkan, sebab Nabi Muhammad sendiri tidak membatasinya secara spesifik.
Niat Sholat Tarawih Sendiri
Terakhir, kita juga perlu mengetahui niat sholat Tarawih, khususnya ketika mengerjakannya sendiri di rumah. Berdasarkan sumber sebelumnya yang berjudul "Panduan Shalat Sunah Lengkap" oleh KH. Muhammad Sholikhin, berikut ini lafal dan terjemahan niat sholat Tarawih sendiri di rumah.
Ψ£ΩΨ΅ΩΩΩΩΩ Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΨͺΩΩΨ±ΩΨ§ΩΩΩΨΩ Ψ±ΩΩΩΨΉΩΨͺΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Arab-latin:
Ushallii sunnatat taraaawiihi rak'ataini lillaahi ta'aala.
Artinya:
"Aku niat sholat sunat tarawih dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Secara umum, ketika kita mengerjakan sholat Tarawih secara berjamaah, niatnya tidak jauh berbeda. Berikut ini lafal dan terjemahan niat sholat Tarawih berjamaah.
Ψ£ΩΨ΅ΩΩΩΩΩ Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΨͺΩΩΨ±ΩΨ§ΩΩΩΨΩ Ψ±ΩΩΩΨΉΩΨͺΩΩΩΩΩ (Ω ΩΨ£ΩΩ ΩΩΩ ΩΨ§/Ψ₯ΩΩ ΩΨ§Ω ΩΨ§) ΩΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩΨ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω
Arab-latin:
Ushallii sunnatat taraaawiihi rak'ataini (makmuuman/imaaman) lillaahi ta'aala, allaahu akbar
Artinya:
"Aku niat sholat sunnat tarawih dua rakaat (makmum/imam) karena Allah Ta'ala."
Demikianlah penjelasan mengenai hukum sholat Tarawih sendiri di rumah, beserta waktu pengerjaan dan niatnya. Semoga bermanfaat untuk kalian, dan selamat menjalankan ibadah puasa, Dab!
Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(par/dil)

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Alasan di Balik Ditutupnya Belasan Dapur MBG di DIY