Belakangan ini tabung Whip Pink menuai sorotan publik di Indonesia karena dikaitkan dengan kematian seorang selebgram bernama Lula Lahfah. Namun, tidak sedikit orang yang mungkin baru mendengar istilah Whip Pink, sehingga bertanya-tanya sebenarnya tabung Whip Pink itu apa sih?
Sebenarnya, Whip Pink adalah istilah yang merujuk pada salah satu merek tabung diduga berisikan gas Nitrous Oxide (N2O). Merek yang satu ini memiliki kemasan warna pink yang sebelumnya dijual bebas di pasaran.
Tak hanya Whip Pink saja, sebenarnya ada sejumlah merek lain yang juga menawarkan produk serupa. Awalnya tabung yang disebut-sebut berisikan gas Nitrous Oxide atau N2O tersebut biasanya digunakan sebagai alat untuk menghasilkan Whip cream atau krim kocok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, semakin lama ada sebuah tren penggunaan alat tersebut sebagai 'inhalan' di kalangan anak muda maupun kalangan lainnya. Tren tersebut bisa dibilang menyalahgunakan tabung krim kocok untuk menghirup gas di dalamnya.
Poin Utamanya:
- Whip Pink adalah salah satu merek 'tabung krim kocok' yang belakangan dikenal oleh publik secara lebih luas karena ditemukan sebagai barang bukti dalam kasus kematian Lula Lahfah, dan menjadi terkait tren yang cukup banyak dilakukan oleh kalangan anak muda.
- Gas dalam Whip Pink mengandung Nitrous oxide (N2O) atau dikenal sebagai gas tertawa, yang secara medis digunakan sebagai obat penenang, tetapi dapat menimbulkan efek euforia, pusing, hingga hilang kesadaran jika dihirup di luar prosedur medis.
- Penyalahgunaan gas tertawa berisiko membahayakan kesehatan, mulai dari kekurangan oksigen, kerusakan saraf dan otak, hingga gangguan vitamin B12, sehingga meski legal dan dijual bebas, penggunaannya di luar fungsi asli tetap berbahaya.
Apa Itu Whip Pink?
Merek Whip Pink semakin menyita perhatian setelah diketahui menjadi salah satu barang bukti yang ditemukan oleh pihak kepolisian dalam menyelidiki kasus kematian Lula Lahfah. Dilansir detikNews, tabung Whip Pink menjadi salah satu barang bukti yang ditemukan di apartemen Lula Lahfah.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menyebut adanya sejumlah barang bukti yang ditemukan dalam proses investigasi tewasnya selebgram Lula Lahfah. Beberapa barang bukti yang ditemukan ada seprai, sejumlah obat, vape, botol likuid, sampai tabung Whip Pink.
"Salah satunya adalah tabung pink. Ini menjadi banyak polemik di masyarakat, apa isi kandungan tabung Pink itu nanti pihak lab forensik akan menjelaskan apa isi kandungan dari tabung pink tersebut," jelas AKBP Iskandarsyah dalam keterangannya.
Nantinya, barang-barang tersebut akan dilakukan uji laboratorium guna mendapatkan DNA pembanding dari pihak keluarga mendiang. Tidak hanya itu saja, dilakukannya uji terhadap kandungan yang ada di dalam tabung Whip Pink tersebut.
Lebih lanjut, terdapat sebuah tren yang yang menggunakan tabung krim kocok sebagai inhalan. Mengutip WebMD, ada berbagai istilah yang menggambarkan tren tabung krim kocok sebagai obat inhalan. Sebut saja 'Whippits', 'Whip-its', sampai 'Whippet'.
Singkatnya, tren tersebut dilakukan oleh orang-orang dengan menyalahgunakan gas di dalamnya dengan tujuan tertentu. Beberapa di antaranya guna menciptakan sensasi euforia maupun mengurangi rasa sakit di bagian fisik atau mental.
Nama lain dari tabung tersebut adalah tabung gas tertawa. Namun, bukan berarti alat tersebut bisa membuat tertawa orang. Sebaliknya, menghasilkan efek samping tertentu misalnya mabuk, sensasi euforia dalam waktu singkat, merasa bahagia, gembira, bersemangat, sampai sensasi melayang.
Dalam sebuah akun Instagram resmi @bnn_kotasurakarta, dijelaskan juga gambaran mengenai tabung krim kocok yang disalahgunakan sebagai inhalan. Meskipun awalnya dimaksudkan untuk produk kuliner yang menghasilkan krim kocok, tabung tersebut justru kerap disalahgunakan untuk dihirup gasnya hingga masuk ke paru-paru.
"Yang berbahaya bukan merknya tapi cara pakainya. Banyak orang mengira bahayanya ada di satu produk yaitu Whip-Pink. Padahal yang berbahaya itu bukan mereknya. Whipped cream kaleng, balon gas, bahkan produk rumah tangga tertentu bisa terlihat aman karena dijual bebas. Tapi saat zat di dalamnya dihirup fungsinya berubah, risikonya ikut berubah. Nitros oxide dan inhalan lain bukan untuk masuk paru-paru," tulis @bnn_kotasurakarta dalam unggahan pada Jumat (29/1/2026) kemarin.
Apa Itu Tabung Gas Tertawa?
Sebelumnya, disinggung tentang gas tertawa yang berisikan Nitrous oxide atau N2O. Lantas, apa sih gas tertawa itu? Menurut laman Cleveland Clinic, gas tertawa atau Nitrous oxide adalah jenis 'obat penenang' yang memberikan efek jangka pendek. Gas ini tidak memiliki warna dan berbau sedikit manis.
Di dalam dunia medis, Nitrous oxide sebenarnya kerap digunakan sebagai salah satu obat penenang yang ideal untuk prosedur singkat maupun ringan. Cara kerjanya dengan memperlambat sistem saraf, sehingga mengurangi kecemasan atau memberikan rasa tenang.
Biasanya gas tertawa diberikan selama prosedur medis atau gigi yang melibatkan para profesional di bidang kesehatan. Gas ini dikenal punya cara kerja yang cukup cepat. Hanya dalam waktu 3-5 menit saja, melalui prosedur medis yang tepat orang yang menghirup gas tertawa bisa merasakan efek samping berupa:
- Santai
- Tenang
- Sedikit euforia
- Senang
- Cukup pusing
- Kesemutan di sejumlah bagian tubuh
Sementara itu, merujuk dari National Center for Biotechnology Information (NCBI), gas tertawa sebenarnya diperlukan untuk kebutuhan medis. Namun demikian, penggunaannya justru dijadikan sebagai 'obat rekreasi' bagi sejumlah orang.
Sebab, penggunaan gas tertawa sering memberikan efek sebagai pereda nyeri, bahkan beberapa orang juga bisa berpotensi mengalami 'mati rasa' dalam beberapa saat. Tak heran, gas tertawa kerap digunakan sebagai anestesi.
Cara kerja penggunaan Nitrous oxide secara sederhana adalah diserap ke dalam darah melalui paru-paru saat dihirup. Lalu gas tersebut akan masuk ke otak dan jaringan saraf melalui aliran darah.
Mengingat tubuh tidak dapat memecah gas, maka akan dihembuskan melalui paru-paru lagi. Meskipun begitu, menghirup Nitrous oxide atau gas tertawa dalam kurun waktu tertentu bisa memicu adanya efek samping sampai risiko berbahaya bagi tubuh.
Bahaya di Balik Penggunaan Gas Tertawa
Apa saja risiko menghirup gas tertawa atau Nitrous oxide? Mengenai gambaran risiko penyalahgunaan tabung krim kocok yang belakangan ini viral diperbincangkan, pihak BNN Kota Surakarta dalam media sosial resminya menjelaskannya.
"Saat dihirup zat ini menggantikan oksigen di darah membuat otak dan jantung kekurangan oksigen bisa menyebabkan hilang kesadaran mendadak. Tanpa oksigen tubuh bisa collapse tanpa peringatan. Karena produknya legal. Karena bentuknya bukan narkoba jalanan. Karena efek awalnya terasa ringan. Padahal legal tidak selalu berarti aman, jika disalahgunakan. Literasi yang sehat adalah memahami fungsi asli produk, tahu batas aman penggunaannya, dan tidak menormalisasi tren berbahaya. Bukan panik, bukan saling menyalahkan, yang harus diingat zat apapun bisa berbahaya kalau dipakai salah. Kenali risikonya. Gunakan sesuai fungsi. Jaga diri, bukan ikut tren," lanjut unggahan Instagram @bnn_kotasurakarta.
Kemudian dijelaskan juga dalam laman NCBI, efek samping jangka waktu singkat penggunaan Nitrous oxide memanglah hanya akan menimbulkan relaksasi maupun perasaan euforia. Beberapa orang bisa saja mengalami kesemutan, ngantuk, pusing, sampai sakit kepala.
Namun, jangka panjang bisa memicu adanya sejumlah masalah kesehatan yang cukup serius. Misalnya saja, dalam kasus yang cukup jarang, orang-orang yang menghirup Nitrous oxide bisa mengalami halusinasi parah yang berujung harus mendapatkan perawatan medis.
Kemudian kerusakan jangka panjang penggunaan gas tertawa ini juga masih perlu dibutuhkan penelitian lanjutan. Para ahli menilai Nitrous oxide yang dikonsumsi dalam jumlah kecil dan sesekali saja tidak menimbulkan efek jangka panjang.
Sebaliknya, orang-orang yang menghirupnya secara teratur bisa berpotensi mengalami kerusakan di bagian otak maupun saraf. Alasannya karena gas ini dapat mencegah sel darah dan saraf di dalam tubuh memproses vitamin B12. Padahal vitamin B12 ini penting guna membentuk saraf dan sel darah itu sendiri.
Itulah tadi sekilas mengenai Whip Pink dan gas tertawa yang belakangan ini viral diperbincangkan di berbagai media sosial. Semoga menjawab rasa penasaran kamu, ya.
FAQ
1. Kenapa Whip Pink ramai dibicarakan?
Whip Pink adalah 'tabung krim kocok' yang belakangan menjadi sorotan publik karena disebut sebagai salah satu barang bukti dalam penyelidikan kasus kematian selebgram Lula Lahfah. Tabung ini diduga mengandung gas Nitrous oxida yang sedang diuji lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan laboratorium forensik.
2. Apa yang dimaksud dengan gas tertawa dan mengapa sering disalahgunakan?
Gas tertawa adalah Nitrous oxide (N2O), yaitu gas yang sebenarnya digunakan di dunia medis sebagai obat penenang ringan. Namun, gas ini sering disalahgunakan dengan cara dihirup untuk menimbulkan sensasi euforia sesaat. Penyalahgunaan tersebut berisiko karena dapat mengurangi kadar oksigen dalam tubuh dan memicu gangguan kesehatan, terutama jika dilakukan berulang kali atau tanpa pengawasan medis.
3. Apa bahaya menghirup gas tertawa dari tabung krim kocok?
Menghirup gas tertawa dapat menyebabkan efek jangka pendek seperti pusing, euforia, dan hilang kesadaran. Jika digunakan secara berulang, nitrous oxide berisiko mengganggu fungsi saraf dan otak karena menghambat penyerapan vitamin B12, bahkan berpotensi memicu kondisi medis serius.
(sto/aku)












































Komentar Terbanyak
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Fakta Sejauh Ini soal Pembubaran Ibadah Jemaat Gereja di Bantul