Pedagang Sate Malioboro Guling-Guling di Pedestrian Saat Dirazia Satpol PP

Pedagang Sate Malioboro Guling-Guling di Pedestrian Saat Dirazia Satpol PP

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 28 Jan 2026 16:33 WIB
Pedagang Sate Malioboro Guling-Guling di Pedestrian Saat Dirazia Satpol PP
Viral pedagang sate meronta di Malioboro. Foto: Dok. Tangkapan layar Instagram @wisatamalioboro
Jogja -

Sebuah video yang memperlihatkan seorang penjual sate tengah meronta-ronta hingga berguling-guling di pedestrian Malioboro viral di media sosial. Penjual sate itu melakukan aksi tersebut lantaran ditertibkan personel Satpol PP Kota Jogja.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @wisatamalioboro tersebut terlihat seorang ibu-ibu berhijab ungu tengah guling-guling sambil sesekali memukul-mukul jalan. Ia juga terlihat berteriak histeris di sela aksinya itu.

"Penertiban penjual sate Malioboro Yogyakarta," tulis keterangan dalam unggahan tersebut dilihat detikJogja, Rabu (28/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimintai konfirmasi mengenai hal itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Jogja, Dodi Kurnianto pun membenarkan. Menurutnya kejadian tersebut terjadi Selasa (27/1) malam dalam operasi penertiban PKL Malioboro.

"Jadi teman-teman melakukan kegiatan penertiban di kawasan Malioboro, khususnya di Jalan Suryatmajan. Lokasi tersebut memang tidak diperbolehkan ada PKL," jelas Dodi saat dihubungi, Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

"Sekitar pukul 21.00 WIB, pada saat teman-teman turun, kurang lebih tiga mobil, kemudian pedagang sate yang ada di sana langsung lari berhamburan. Nah, yang kemudian tertangkap di media sosial, di Instagram itu, adalah yang bersangkutan tersebut," sambutnya.

Pedagang sate yang viral itu, kata Dodi, dihadang oleh petugas saat hendak kabur. Namun pedagang itu mencoba menghindari petugas hingga dagangan yang ia bawa jatuh.

"Saya tidak mengatakan ada unsur acting, tapi akhirnya kejadian seperti itulah yang terekam di media. Orang-orang di sekitar lokasi kemudian memvideokan kejadian tersebut," papar Dodi.

"Karena yang bersangkutan seperti itu, kemudian lari, dan barangnya jatuh semua, akhirnya tidak kami lanjutkan upaya lain. Daripada nanti malah terjadi kekacauan lagi," lanjutnya.

Diketahui, kawasan Malioboro memang tidak diperkenankan bagi PKL menggelar dagangan. Operasi penertiban oleh Satpol PP pun sudah kerap dilakukan. Seperti tadi malam, setidaknya 13 PKL ditertibkan. Mereka didata dan disita sarana berjualannya.

Selain dilarang, Dodi bilang, pedagang sate di Malioboro memang banyak menuai keluhan dari toko-toko bahkan wisatawan. Pasalnya, asap bakaran sate dirasa mengganggu begitupun sampah yang dihasilkan.

"Kalau dia lari dan petugas melakukan penindakan, itu untuk keperluan administrasi, dibuatkan berita acara, supaya yang bersangkutan tidak mengulangi lagi," ujar Dodi.

"Baik dari pemilik usaha di sekitar lokasi maupun dari wisatawan, banyak yang mengeluhkan keberadaan pedagang sate tersebut, termasuk persoalan sampahnya. Bahkan kemarin pemerintah kota juga melakukan kerja bakti untuk pembersihan, dan ditemukan banyak sampah di lokasi tersebut," pungkasnya.




(alg/apl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads