Tas Pria Diduga Buron Pembunuhan Tertinggal di Tebing Watusigar, Ini Isinya

Tas Pria Diduga Buron Pembunuhan Tertinggal di Tebing Watusigar, Ini Isinya

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Selasa, 27 Jan 2026 13:10 WIB
Tas yang ditinggalkan seorang pria di sekitar tebing Watusigar, Ngasem, Tileng, Girisubo, Gunungkidul.
Tas yang ditinggalkan seorang pria di sekitar tebing Watusigar, Ngasem, Tileng, Girisubo, Gunungkidul. Foto: Tangkapan Layar IG @kabarsegoro
Gunungkidul -

Polsek Girisubo mengungkap isi tas yang tertinggal di tebing Watusigar, Ngasem, Tileng, Girisubo, Gunungkidul memang berisi senjata tajam (Sajam) dan saat ini sudah dibawa anggota Polres Ponorogo. Selain itu, saat ini Tim SAR Gabungan tengah dilakukan pencarian terhadap pemilik tas tersebut.

Kapolsek Girisubo, AKP Agus Supriyanta, mengatakan tas yang ditinggal di tebing Watusigar berupa tas punggung berwarna oranye kombinasi cokelat. Sedangkan isi dari tas tersebut bervariasi mulai pakaian, kartu identitas hingga sajam.

"Untuk isi tas warga oranye kombinasi cokelat itu ada beberapa potong pakaian dan senjata tajam berupa gorok lipat, pisau, kapak kecil dan gunting. Selain itu ada pula kartu identitas atas nama AS, kalau surat-surat kendaraan lengkap," kata Agus saat dihubungi detikJogja, Selasa (27/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus melanjutkan, AS merupakan laki-laki berusia sekitar 30 tahun. Sedangkan merujuk kartu identitas itu, AS merupakan warga Ponorogo, Jawa Timur.

"Saat ini barang-barang tersebut (isi tas) sudah diserahkan ke personel Polres Ponorogo," ujarnya.

Agus mengaku belum bisa memastikan apakah AS merupakan pelaku pembunuhan wanita di Ponorogo akhir pekan lalu. Mengingat semua itu merupakan ranah dari Polres Ponorogo.

"Kita belum bisa memastikan karena itu ranahnya dari Satreskrim Polres Ponorogo karena kita tidak menanganinya. Yang jelas kita hanya melaksanakan bantuan pencarian yang melibatkan potensi warga, Tim SAR, Ditpolairud, TNI AL hingga Jaga Warga Kalurahan Tileng," ucapnya.

Menurut Agus, saat ini pencarian terhadap AS masih berlangsung. Pencarian itu berupa penyisiran baik dari darat dan laut di sekitar tebing Watusigar.

"Sampai saat ini masih dilakukan pencarian terhadap yang bersangkutan," katanya.

Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara mengaku tidak membuka operasi pencarian terhadap AS. Menurutnya, Tim SAR hanya membantu polisi terkait pencarian AS di sekitar tebing Watusigar.

"Kami tidak buka operasi, kami tim laut cuma patroli laut dan tim darat membantu kepolisian penyisiran tebing dan pegunungan," ujar Sunu.

Dilansir detikJatim, Polres Ponorogo tengah mengejar pelaku pembunuhan terhadap Nur Aini (55), yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Polisi menduga pelaku anak kandung korban yang berinisial A.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku adalah anak korban, si A," tegas Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali, Selasa (27/1).

Tim Satreskrim Polres Ponorogo juga menelusuri jejak pelaku hingga ke wilayah Gunungkidul, Jogja.

"Tim Satreskrim menemukan petunjuk posisi terakhir calon terduga pelaku di Gunungkidul. Di sana bertemu dengan masyarakat, ada seorang laki-laki yang memberikan sepeda motor dan tas untuk diserahkan ke pihak kepolisian. Dia menitipkan barang tersebut karena akan melakukan perjalanan jauh," ungkapnya.




(afn/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads