olres Bantul menerjunkan ratusa personel gabungan untuk mengamankan jalannya laga Super League yang mempertemukan PSIM Jogja melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Selain itu, polisi meminta pengendara untuk menghindari sekitar SSA sore nanti.
"Polres Bantul menyiapkan skema pengamanan ketat dengan menerjunkan sedikitnya 342 personel gabungan," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto kepada wartawan, Minggu (25/1/2026).
Bukan tanpa alasan, semua itu sesuai komitmen Polres Bantul untuk menjaga keamanan dengan pendekatan humanis. Akan tetapi, polisi tidak segan-segan untuk melakukan penindakan jika ada yang kedapatan melakukan kerusuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tetap mengedepankan sisi humanis dalam pengamanan nanti. Tapi kami akan bertindak tegas terhadap siapa saja yang bertindak rusuh dan mengancam jalannya pertandingan," ujarnya.
Rita mengungkapkan, nantinya polisi akan memantau ketat pergerakan suporter. Hal tersebut untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang masuk ke area SSA.
"Secara spesifik, polisi melarang suporter membawa flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, sajam (senjata tajam) serta dilarang menggunakan knalpot brong," ucapnya.
Selain itu, guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di sekitar SSA, polisi akan memberlakukan rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Karena itu, polisi meminta masyarakat khususnya pengendara untuk mencari jalur alternatif guna menghindari titik kepadatan di sekitar SSA sore nanti.
"Masyarakat diminta mencari jalur alternatif demi menghindari kemacetan di sekitar SSA," katanya.
Rita menambahkan, polisi juga mengeluarkan imbauan keras agar para penonton tidak melakukan konvoi usai peluit panjang dibunyikan.
"Kami juga meminta para pendukung untuk langsung pulang dengan tertib dan tidak melakukan konvoi di jalan raya demi kelancaran arus lalu lintas," ucapnya.
(ahr/ahr)












































Komentar Terbanyak
Modus WNA Akali Izin Tinggal Diungkap: Ngaku Inves Rp 30 M, Saldo Rp 400 Ribu
Soal MBG Butuh 19 Ribu Ekor Sapi Per Hari, BGN: Hanya Pengandaian
Pemda DIY Akan Evaluasi Perizinan Daycare Buntut Kasus Little Aresha