Buron internasional asal Rumania, Costinel-Cosmin Zuleam (33), dibekuk di Bali. Selama persembunyiannya Cosmin ternyata bersembunyi dan menikahi seorang wanita di Bali.
Hal ini terungkap saat proses penangkapan Cosmin oleh tim gabungan kepolisian. Kepala Bagian Kejahatan Transnasional dan Internasional Ses National Central Bureau (NCB) Interpol, Kombes Ricky Purnama, menyebut status pernikahan siri ini diketahui saat penangkapan Cosmin.
"Pada saat kami lakukan penangkapan bersama jajaran Polda Bali, kita dapati status yang bersangkutan telah menikah dengan status siri dengan warga negara Indonesia," kata Ricky dalam konferensi pers di Polda Bali, Selasa (20/1/2026) dikutip dari detikBali, Rabu (21/1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cosmin merupakan buron Red Notice Interpol dan termasuk buron yang paling dicari di Eropa. Dia ditangkap pada 15 November 2025 oleh tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polres Gianyar.
Selama hidup di Bali, Cosmin menjalani hidup tertutup. Ricky menyebut Cosmin sengaja menjaga profilnya agar keberadaannya tidak terdeteksi.
"Yang bersangkutan berusaha untuk tidak terlalu mencolok atau low profile, jadi artinya yang berpenghasilan itu justru pasangannya," jelasnya.
Pasangan Cosmin disebut tidak mengetahui soal kasus buron interpol ini. "Pada saat kita tangkap, pasangannya tidak mengetahui bahwa statusnya dalam pelarian," ujarnya.
Terlibat Kasus Perampokan Keji
Diketahui, Cosmin terlibat dalam aksi kriminalitas keji di Kota Sibiu, Rumania pada November 6 November 2023 silam. Cosmin dan dua komplotannya kala itu menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal dan melakukan penyiksaan ekstrem hingga korban meninggal.
Cosmin dan komplotannya juga mengancam anak perempuan korban dengan senjata api. Setelahnya, ketiganya membawa kabur jam tangan mewah senilai 200.000 euro.
(ams/alg)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Zulhas Ungkap Biang Kerok Minyakita Langka di Sejumlah Daerah