Doa Awal Bulan Syaban Sesuai Sunnah Rasulullah SAW: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Awal Bulan Syaban Sesuai Sunnah Rasulullah SAW: Arab, Latin, dan Artinya

Nur Umar Akashi - detikJogja
Senin, 19 Jan 2026 17:00 WIB
Membaca Doa
Membaca doa awal bulan Syaban. (Foto: Zeynep Sude Emek/Pexels)
Jogja -

Syaban adalah bulan kedelapan kalender Hijriah. Bulan ini diapit Rajab, salah satu asyhurul hurum (bulan-bulan mulia), dan Ramadhan yang penuh rahmat.

Posisinya yang sedemikian rupa membuat banyak orang terlena sehingga melewatkan bulan ini begitu saja. Diambil dari buku 32 Faedah Terkait Bulan Syakban oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

Ψ°ΩŽΩ„ΩΩƒΩŽ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±ΩŒ ΩŠΩŽΨΊΩ’ΩΩΩ„Ω Ψ§Ω„Ω†Ω‘ΩŽΨ§Ψ³Ω ΨΉΩŽΩ†Ω’Ω‡Ω Ψ¨ΩŽΩŠΩ’Ω†ΩŽ رَجَبٍ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΩ…ΩŽΨΆΩŽΨ§Ω†ΩŽΨŒ ΩˆΩŽΩ‡ΩΩˆΩŽ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±ΩŒ ΨͺΩΨ±Ω’ΩΩŽΨΉΩ ΩΩΩŠΩ‡Ω Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨΉΩ’Ω…ΩŽΨ§Ω„Ω Ψ₯ΩΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩŽΨ¨Ω‘Ω Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ…ΩΩŠΩ†ΩŽΨŒ ΩΩŽΨ£ΩΨ­ΩΨ¨Ω‘Ω Ψ£ΩŽΩ†Ω’ ΩŠΩΨ±Ω’ΩΩŽΨΉΩŽ ΨΉΩŽΩ…ΩŽΩ„ΩΩŠ ΩˆΩŽΨ£ΩŽΩ†ΩŽΨ§ Ψ΅ΩŽΨ§Ψ¦ΩΩ…ΩŒ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Itulah bulan (Syaban) yang manusia lalai darinya sebab ia terletak antara Rajab dan Ramadhan, pada bulan inilah amalan-amalan, diangkat ke pada Rabb semesta alam, dan sungguh aku menyukai ketika amalan-amalanku diangkat sedang aku tengah mengerjakan ibadah puasa." (HR an-Nasa'i no 2357)

Selain puasa, Nabi Muhammad SAW diketahui mengajarkan doa untuk dibaca pada awal bulan Syaban. Seperti apa doa awal bulan Syaban sesuai sunnah Rasulullah SAW? Simak bacaan selengkapnya melalui paparan di bawah ini.

ADVERTISEMENT

Poin Utamanya:

  • Doa awal Syaban dibaca saat melihat hilal (bulan sabit baru) tanda awal bulan.
  • Tahun ini, doa awal Syaban dibaca pada Senin, 19 Januari 2026 setelah Matahari terbenam.
  • Bulan Syaban disunnahkan diisi dengan amalan puasa.

Doa Awal Bulan Syaban Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Menurut penjelasan dari buku 165 Kebiasaan Nabi SAW oleh Abduh Zulfidar Akaha, setiap awal bulan dan menyaksikan hilal (bulan sabit baru), Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam akan membaca:

اللهُ Ψ£ΩŽΩƒΩ’Ψ¨ΩŽΨ±Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ψ£ΩŽΩ‡ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω†ΩŽΨ§ Ψ¨ΩΨ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΩ…Ω’Ω†Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ψ₯ΩΩŠΩ…ΩŽΨ§Ω†Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ω…ΩŽΨ©Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ψ₯ِسْلامِ ΩˆΩŽΨ§Ω„ΨͺΩ‘ΩŽΩˆΩ’ΩΩΩŠΩ‚Ω Ω„ΩΩ…ΩŽΨ§ ΩŠΩΨ­ΩΨ¨Ω‘Ω Ψ±ΩŽΨ¨Ω‘ΩΩ†ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΩŠΩŽΨ±Ω’ΨΆΩŽΩ‰ Ψ±ΩŽΨ¨Ω‘ΩΩ†ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΨ¨Ω‘ΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„Ω„Ω‡

Arab Latin: Allāhu akbar. Allāhumma ahillahu 'alainā bil-amni wal-Δ«māni was-salāmati wal-islām, wat-taufΔ«qi limā yuαΈ₯ibbu rabbunā wa yardhā, rabbunā wa rabbukallāh.

Artinya: "Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah bulan ini menerangi kami dengan berkah dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta bimbingan untuk melakukan amal yang disukai dan diridhoi Tuhan kami. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah." (HR ad-Darimi no 1625, Ibnu Hibban no 2374, dan ath-Thabrani no 13330)

Lafal sedikit berbeda dicantumkan Abu Hafizhah Irfan MSi di buku Kumpulan Doa-Doa:

Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ψ£ΩŽΩ‡ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω†ΩŽΨ§ Ψ¨ΩΨ§Ω„Ω’ΩŠΩΩ…Ω’Ω†Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ψ₯ΩΩŠΩ’Ω…ΩŽΨ§Ω†Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ω…ΩŽΨ©Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ψ₯ΩΨ³Ω’Ω„ΩŽΨ§Ω…Ω Ψ±ΩŽΨ¨Ω‘ΩΩŠ ΩˆΩŽΨ±ΩŽΨ¨Ω‘ΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω

Arab Latin: Allāhumma ahillahu 'alainā bil-yumni wal-īmāni was-salāmati wal-islām, rabbī wa rabbukallāh.

Artinya: "Ya Allah, munculkanlah ia kepada kami dengan keberkahan dan iman, keselamatan dan Islam, Rabbku dan Rabbmu adalah Allah." (HR Ahmad no 1397 dan Tirmidzi no 3451)

Salah satu dari dua doa di atas dapat detikers baca pada awal bulan Syaban saat menengadah ke langit malam dan melihat hilal. Perlu dicatat, doa ini juga berlaku untuk seluruh awal bulan Hijriah lain.

Kapan Doa Awal Bulan Syaban Dibaca?

Pemerintah dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 menulis 1 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Dengan demikian, 1 Syaban resmi dimulai pada Senin, 19 Januari 2026 setelah Matahari terbenam. Mengingat, kalender Hijriah berganti hari saat Matahari mengakhiri tugasnya.

Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah juga mengeluarkan tanggal yang sama. Begitu pula Almanak 2026 yang disusun oleh Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro.

Berdasar keterangan-keterangan itu, maka doa awal bulan Syaban bisa dibaca pada Senin, 19 Januari 2026 setelah sholat Maghrib. Dengan catatan, detikers melihat bulan sabit baru yang menjadi pertanda awal Syaban di langit malam.

Demikian pembahasan ringkas mengenai doa awal bulan Syaban sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW. Jangan lupa diamalkan, ya, detikers!

FAQ

1. Selain doa, amalan apa yang disunnahkan pada bulan Syaban?

Nabi Muhammad SAW diketahui paling banyak berpuasa pada bulan Syaban, selain Ramadhan. Puasa yang dikerjakan bisa bermacam-macam, mulai dari Ayyamul Bidh hingga Senin Kamis.

2. Tanggal 1 Syaban jatuh pada tanggal berapa?

Berdasar prediksi pemerintah dan NU serta penetapan Muhammadiyah, 1 Syaban 1447 H/2026 M jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.

3. Apakah doa 'Allahumma baarik lanaa...' bisa dibaca juga?

Doa ini memang bersumber dari hadits yang diriwayatkan oleh sejumlah ulama. Namun, ada kegoncangan sehingga statusnya lemah. Doa ini tetap boleh dibaca asal tidak meyakininya bersumber dari Nabi SAW.



(sto/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads