Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogja belum bisa memastikan apakah dua kali kemunculan jejak di proyek pembangunan Ponpes Semanu, Gunungkidul apakah benar jejak macan atau bukan. Karena itu, BKSDA mengaku segera melakukan pengecekan.
"Kalau itu (jejak diduga macan di Gunungkidul) belum bisa dipastikan apakah jejak macan atau bukan," kata Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Jogja, Kusmardiastuti saat dihubungi detikJogja, Selasa (13/1/2026).
Menurut Kusmardiastuti, untuk menentukan jenis jejak tersebut harus melalui pengukuran dan analisis. Karena itu, BKSDA akan mendatangi lokasi penemuan jejak tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti akan kami cek ke lokasi," ujarnya secara singkat.
Diberitakan sebelumnya, warga Panggul Kulon menyebut jejak diduga macan kembali muncul di lokasi yang sama, tepatnya di proyek pembangunan pondok pesantren (Ponpes). Bahkan, kali ini jumlah jejak tersebut terbilang lebih banyak ketimbang sebelumnya.
Warga Panggul Kulon sekaligus pekerja proyek, Heru Purwanto (56) menjelaskan, bahwa mendapat informasi dari rekan kerjanya terkait kemunculan jejak du sekitar proyek. Jejak tersebut muncul saat rekannya sampai di tempat kerja.
"Kebetulan hari ini saya tidak masuk kerja dan teman saya mengabari kalau ada temuan jejak macan lagi, untuk kejadiannya pukul 07.30 WIB," katanya saat dihubungi detikJogja, Senin (12/1/2026).
Adapun kemunculan jejak kaki hewan yang diduga macan ini merupakan kali kedua. Di awal Januari ini jejak kaki misterius itu juga muncul di lokasi yang sama.
(ahr/alg)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Zulhas Ungkap Biang Kerok Minyakita Langka di Sejumlah Daerah