Nasional

Kemenag Ungkap Kemungkinan Perbedaan Awal Ramadan 2026

Taufiq Syarifudin - detikJogja
Minggu, 11 Jan 2026 19:29 WIB
Ilustrasi Ramadan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph)
Jogja -

Kementerian Agama (Kemenag) memprediksi kemungkinan perbedaan dalam penetapan tanggal awal puasa Ramadan 1447 Hijriah. Pemerintah menunggu sidang isbat pada 17 Februari 2026.

"Dalam kalender Hijriah pemerintah dan beberapa ormas tertera awal Ramadan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Namun untuk pemerintah tetap menunggu pelaksanaan isbat awal Ramadan 1447 H, yang insyaallah akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026," ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar kepada wartawan, Minggu (11/1/2026) dilansir detikNews.

Thobib melihat organisasi masyarakat (ormas) Muhammadiyah sudah memiliki tanggal awal Ramadan yang tertuang dalam maklumatnya. "Sedangkan maklumat ormas Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 H bertepatan tanggal 18 Februari 2026," ucapnya.

Atas hal itu, Thobib menyebut kemungkinan perbedaan tanggal awal Ramadan akan terjadi. Dia meminta masyarakat tetap menjaga kerukunan dan kesatuan Indonesia.

"Di Indonesia hal ini sudah biasa terjadi. Namun, kami tetap mengimbau agar publik dapat mengikuti keputusan pemerintah," jelas Thobib.

"Jika memang hal tidak bisa dihindarkan, di tengah perbedaan, agar masyarakat tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah (kebangsaan)," ucap dia.



Simak Video "Video Hasil Sidang Isbat Penetapan Idul Adha 2026"

(aku/aku)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork