Lalin Jalan Margo Utomo Padat Imbas Penutupan Jembatan Kewek

Lalin Jalan Margo Utomo Padat Imbas Penutupan Jembatan Kewek

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 10 Des 2025 13:27 WIB
Lalin Jalan Margo Utomo Padat Imbas Penutupan Jembatan Kewek
Potret rekayasa lalu lintas imbas penutupan jembatan Kewek, Rabu (10/12/2025). Foto: Adji Ganda Rinepta/detikJogja.
Jogja -

Lalu lintas di Jalan Margo Utomo mengalami kepadatan imbas penutupan Jembatan Kewek, Danurejan, Kota Jogja. Rekayasa lalin dengan rute jalan memutar pun disiapkan.

Pantauan detikJogja, perubahan yang siginifikan terjadi di jembatan Kleringan yang kini menjadi dua arah dibatasi dengan water barrier. Dari arah timur atau dari Kridosono bisa langsung melintasi jembatan Kleringan menuju Malioboro.

Sedangkan dari arah barat, Jalan Margo Utomo menuju jembatan Kleringan dipasangi traffic light. Namun dari pantauan detikJogja, traffic light masih dilakukan penyesuaian. Sehingga menyebabkan antrian kendaraan mengular hingga jalan Margo Utomo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang sangat berimbas (rekayasa lalin) adalah Jalan Margo Utomo, jalan ini merupakan kontributor utama menuju ke Malioboro," jelas Dirlantas Polda DIY, Kombes Yuswanto Ardi ditemui di simpang Kleringan, Rabu (10/12/2025).

ADVERTISEMENT


Namun, kata Ardi, kondisi ini akan berubah seiring terbiasanya masyarakat. Ia memprediksi, masyarakat akan cenderung menghindari Jembatan Kleringan. Sebagai gantinya, dari arah simpang Tugu Jogja arus lalin akan condong langsung ke timur alih-alih ke selatan.

"Lambat laun, ketika ini sudah tersosialisasi dengan baik maka masyarakat akan menentukan rute dengan merubah yang awalnya Margo Utomo menjadi ke simpang Gramedia menuju ke Selatan," paparnya.

"Sehingga nanti di simpang Gramedia akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang sangat besar masuk ke Kridosono," sambung Ardi.

Menyiasati itu, Ardi bilang pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota dan Provinsi untuk menyiapkan cara mengurai kepadatan kendaraan di simpang Gramedia.

"Kalau kita dari (utara) Jalan Cik Di Tiro itu nanti diperbolehkan belok ke kiri ke arah timur, apabila ruas jalan ke Kridosono mengalami kepadatan," terang Ardi.

"Demikian juga di simpang Galeria, nanti ketika arus lalin menuju ke timur sampai di simpang Galeria akan diizinkan belok ke selatan ke arah flyover Lempuyangan," imbuhnya.

Namun, di Jalan Jendral Sudirman dari simpang Gramedia ke simpang Galeria diketahui hanya satu arah dari timur ke barat. Untuk itu, persiapan menjadikan jalan itu menjadi dua arah harus dilakukan dengan matang.

"Oleh karena itu di Jalan Sudirman, dari Gramedia ke Galeria kita amati terus, apa treatment yang harus kita lakukan insya Allah kita siapkan," jelas Kepala Dishub Kota Jogja, Agus Arif Nugroho.

"Kedua, dari simpang Galeria ke Selatan diprediksi akan terjadi peningkatan juga. Sehingga pengelolan di jalan Bausasran kemungkinan juga akan kita intervensi," pungkasnnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Jogja resmi menutup akses melewati Jembatan Kewek, Danurejan, Kota Jogja, mulai hari ini. Sebagai gantinya, sejumlah penyesuaian arus lalu lintas (lalin) diterapkan. Rekayasa lalin yang baru ini pun menimbulkan kepadatan lalu lintas di beberapa ruas jalan.




(apl/alg)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads