HUT PGRI 2025 ke Berapa? Ini Tema, Logo, dan Sejarah Peringatannya

HUT PGRI 2025 ke Berapa? Ini Tema, Logo, dan Sejarah Peringatannya

Anindya Milagsita - detikJogja
Sabtu, 22 Nov 2025 15:48 WIB
HUT PGRI 2025 ke Berapa? Ini Tema, Logo, dan Sejarah Peringatannya
Logo HUT PGRI 2025. (Foto: Dok. PGRI)
Jogja -

Tepat di tanggal 25 November 2025 masyarakat Indonesia tidak hanya memperingati Hari Guru Nasional saja, tapi juga Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Pada tahun 2025 ini akan berlangsung HUT PGRI yang ke-80. Mari simak panduan tema, logo, dan juga sejarah tanggal 25 November setiap tahunnya ditetapkan sebagai HUT PGRI.

Apa itu PGRI? Singkatnya, PGRI adalah akronim dari Persatuan Guru Republik Indonesia yang berwujud sebuah organisasi keprofesian. Menurut laman Universitas Negeri Yogyakarta, PGRI merupakan organisasi profesi yang anggotanya terdiri dari para guru dan juga tenaga pendidik di Indonesia.

Tidak hanya beranggotakan guru di sekolah saja, PGRI juga terdiri dari guru desa, guru bantu, tenaga kependidikan, hingga kepala sekolah. Keberadaan PGRI sebenarnya sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati begitu, peresmian berdirinya PGRI baru dilakukan setelah Indonesia merdeka. Inilah yang membuat PGRI menjadi salah satu organisasi di Indonesia yang punya sejarah panjang.

Untuk memaknai HUT PGRI di tahun ini, mari ketahui berbagai informasi menarik seputar peringatan HUT PGRI 2025. Mulai dari tema, logo, hingga sejarah berdirinya organisasi bagi para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) ini.

ADVERTISEMENT

Poin Utamanya:

  • PGRI berdiri pada 25 November 1945 atau bertepatan 100 hari setelah kemerdekaan RI, karena itu HUT PGRI 2025 berusia ke-80 yang selaras dengan usia kemerdekaan Indonesia.
  • Tema HUT PGRI ke-80 tahun 2025 adalah "Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas."
  • Sejarah HUT PGRI diperingati setiap 25 November karena bertepatan dengan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia pada 25 November 1945, hasil Kongres Guru Indonesia di Surakarta.

HUT PGRI 2025 yang ke Berapa?

Awal mula adanya HUT PGRI ditandai dengan berdirinya organisasi profesi bagi para GTK ini. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, PGRI berdiri setelah Indonesia merdeka. Tepatnya 100 hari setelah Indonesia merdeka, yaitu di tanggal 25 November 1945.

Oleh sebab itu, HUT PGRI bisa dibilang punya usia peringatan yang sama dengan HUT Republik Indonesia. Pada tahun 2025 ini HUT Kemerdekaan RI yang ke-80 yang berarti HUT PGRI juga berada pada angka yang sama.

Seperti dikutip dari 'Petunjuk Teknis Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional' yang diterbitkan oleh PGRI Kabupaten Lumajang, mencantumkan peringatan HUT PGRI 25 November 2025 sebagai yang ke-80.

Apa Tema HUT PGRI 2025?

Sama halnya dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2025 ini terdapat tema peringatan HUT PGRI ke-80. Mengacu dari 'Pedoman Pelaksanaan Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2025' diterbitkan oleh Pengurus Besar PGRI, tema HUT PGRI ke-80 Tahun 2025 bertajuk "Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas".

Melalui tema ini diharapkan menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia akan peran para GTK dalam pembangunan sumber daya manusia. Terutama dalam memulihkan dan juga memajukan mutu pendidikan di Indonesia.

Tidak hanya itu saja, peringatan PGRI di tahun ini turut menjadi pengingat bagi kita tentang kontribusi yang telah dilakukan oleh PGRI selaku organisasi profesi bagi GTK. Termasuk mewujudkan para tenaga pendidik yang profesional agar dapat mendukung terciptanya pelayanan pendidikan yang lebih bermutu.

HUT PGRI 2025 yang digelar bersamaan dengan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, melibatkan berbagai jenis kegiatan. Mulai dari bulan Oktober 2025 sampai dengan puncaknya pada November 2025 ini. Setidaknya ada 7 kegiatan peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 yang digelar, meliputi:

  1. Upacara peringatan serentak pada hari Selasa, 25 November 2025
  2. Kegiatan diskusi publik, webinar, talkshow, hingga jumpa pers
  3. Ziarah ke Makam Pahlawan atau ziarah ke Makam Tokoh Pendidikan (PGRI)
  4. Kegiatan donor darah bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI)
  5. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan pedoman atau petunjuk teknis (juknis)
  6. Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) di lingkup provinsi hingga kabupaten/kota
  7. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar PGRI

Nah, untuk memudahkan kamu mengetahui rangkaian kegiatan HUT PGRI ke-80 tahun 2025, terdapat pedoman yang bisa diunduh secara gratis. Silakan klik link di bawah ini untuk mengunduhnya:

== > Download Pedoman Peringatan HUT PGRI ke-80 Tahun 2025 PDF < ==

Selanjutnya, ada juga logo HUT PGRI 2025 yang dapat digunakan sebagai visual dalam menyemarakkan peringatan ini. Berikut logo resmi HUT ke-80 PGRI yang berwujud format PNG yang bisa diunduh secara gratis:

== > Logo HUT PGRI ke-80 Tahun 2025 PNG < ==

Tema dan Logo HUT ke-80 PGRI 2025Tema dan Logo HUT ke-80 PGRI 2025 Foto: Dok. PGRI

Sejarah Peringatan HUT PGRI 25 November

Sebelumnya sudah dijelaskan mengenai HUT PGRI jatuh di tanggal 25 November karena bertepatan dengan berdirinya PGRI sebagai organisasi yang beranggotakan para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di Indonesia pada 25 November 1945. Hal ini tertuang di dalam Keputusan Kongres XXII Persatuan Guru RI Nomor: V/Kongres/XXII/PGRI/2019 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PGRI.

Di dalam keputusan tersebut tertuang PGRI ditetapkan sebagai organisasi guru yang ditetapkan pada 25 November 1945. Termuat di dalam Pasal 1 ayat (2) yang menyatakan:

"Persatuan Guru Republik Indonesia didirikan pada 25 November 1945 dalam Kongres Guru Indonesia di Surakarta untuk waktu yang tidak ditentukan."

Sementara itu, dikutip dari laman PGRI Kota Semarang, sejarah PGRI bermula dari adanya sebuah organisasi guru yang disebut sebagai Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Sejak tahun 1932, PGHB berubah namanya menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).

Kendati begitu, perubahan nama tersebut awalnya cukup ditentang oleh kolonial Belanda. Bahkan pada masa pendudukan Jepang, PGI dilarang untuk melakukan aktivitasnya. Barulah sejak Indonesia merdeka dan digelarnya Kongres Guru Indonesia, maka Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bisa didirikan.

Kongres Guru Indonesia sendiri di gelar di Surakarta pada tanggal 24-25 November 1945. PGRI sendiri merupakan wujud dari pengabdian, perjuangan, dan semangat persatuan sekaligus kesatuan PGRI dalam mengisi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terutama dalam upaya mendukung kemajuan aspek pendidikan di Tanah Air.

Demikian tadi peringatan HUT PGRI ke-80 lengkap dengan sejarahnya. Semoga informasi ini membantu, ya.




(sto/ams)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads