Dinkes Sebut Murid Diduga Keracunan MBG di Gunungkidul Pulang dari RS

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Minggu, 02 Nov 2025 21:34 WIB
Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)
Gunungkidul -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul menyebut satu murid yang menjalani rawat inap karena diduga keracunan makan bergizi gratis (MBG) sudah pulang. Dinkes juga memastikan tidak ada tambahan kasus baru pasca kejadian tersebut.

"Update per 2 November 2025, semua siswa yang dirawat sudah dipulangkan," kata Kepala Dinkes Gunungkidul, Ismono saat dihubungi wartawan, Minggu (2/11/2025).

Ismono menambahkan, bahwa telah melakukan pelacakan terkait adanya murid yang mengalami dugaan gejala keracunan MBG. Hasilnya, hingga saat ini tidak ada penambahan kasus baru.

"Dan sampai saat ini tidak ada penambahan kasus baru," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinkes Gunungkidul menyebut satu murid menjalani perawatan medis di RSUD Saptosari. Selain itu, dua murid di SMPN 1 Saptosari ada yang mengeluh sakit perut.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Ismono mengatakan, bahwa sejak Rabu (29/10/2025) hingga Kamis (30/10) tercatat ada 45 murid yang menjalani perawatan di IGD RSUD Saptosari. Namun, sebagian besar sudah pulang dan menjalani rawat jalan.

"Dari 45 pasien itu 40 sudah pulang dan untuk yang rawat inap satu orang. Selain itu ada empat orang yang masih menjalani observasi dari RSUD Saptosari," katanya kepada detikJogja, Kamis (30/10/2025).

Terkait satu orang murid tersebut, Ismono menyebut murid SMKN 1 Saptosari. Sedangkan alasan harus menjalani rawat inap karena memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

"Satu pasien itu perlu perawatan medis lebih lanjut sehingga perlu opname (rawat inap)," ujarnya.



Simak Video "Video: Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG, Ini Kata Walkot Palembang"

(alg/alg)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork