Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo, sempat mendapatkan telepon dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia soal reshuffle di kabinet Presiden Prabowo Subianto. Berikut isi telepon antara Dito dan Bahlil.
Dilansir detikX pada Senin (15/9/2025), Dito menceritakan hal itu kepada detikX saat ditemui di Republic Paddle Simprug, pada Jumat, 12 September lalu. Dito menyebut Bahlil mengabarkan soal perombakan kabinet.
Selain itu, Bahlil mengatakan dirinya telah memperjuangkan Dito agar bertahan untuk menjabat Menpora. Sayangnya, Prabowo tetap bersikeras.
"Ada pertimbangan lain karena itu kan hak prerogatif Presiden," kata Dito menirukan apa yang disampaikan Bahlil melalui sambungan telepon.
Diketahui, reshuffle Kabinet Presiden Prabowo itu berlangsung pada Senin (8/9). Dito mengaku baru mendapat kabar dua jam sebelum pencopotannya.
"Disampaikan, Bapak (Prabowo) sudah tanda tangan (surat pemberhentian), ini karena alasan situasi politik dan dinamika pemerintahan," kata Dito kepada detikX saat ditemui di Republic Paddle Simprug, pada Jumat, (12/9/2025), seperti mengulangi apa yang disampaikan Prasetyo dan Teddy.
Meski diberhentikan sebagai Menpora, Dito nampak terlihat tenang. Dia mengaku siap dengan segala keputusan.
"Namanya prajurit, kan kita harus siap," ungkap Dito.
Selengkapnya baca di sini.
Simak Video "Video Bahlil soal Menpora Dito kena Reshuffle: Hak Prerogatif Presiden"
(afn/aku)