Demo di Polda DIY berlangsung ricuh. Polisi mulai menembakkan gas air mata hingga massa berlarian.
Pantauan detikJogja di depan Mapolda DIY, Depok, Sleman, Jumat (29/8/2025) pukul 18.54 WIB, nampak polisi mulai menembakkan gas air mata. Terlihat massa di depan Polda itu berhamburan.
Nampak juga sejumlah massa aksi menepi dalam kondisi lemas. Lontaran gas air mata juga terlihat jatuh di ruko selatan Ring Road.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, aksi solidaritas atas tewasnya driver ojol saat demo di Jakarta ini berlangsung sejak sekitar pukul 17.00 WIB. Kericuhan terjadi tak lama usai massa mendatangi Mapolda DIY.
Terlihat massa menjebol gerbang utama Polda DIY. Dua unit mobil yang terparkir di area Polda DIY juga nampak terbakar.
Tak hanya itu, kerumunan massa juga di depan Mapolda DIY juga merusak mobil polisi yang lewat di lokasi. Sempat terlihat mobil bertulis Polresta Surakarta yang melintas menjadi sasaran amuk massa.
Bungkus selaku Humas Aliansi Jogja Memanggil menyebut aksi ini dilakukan untuk menuntut kasus meninggalnya pengemudi ojol Affan Kurniawan diusut tuntas.
"Usut tuntas represifitas polisi dan hukum mati untuk penabrak Affan Kurniawan, 135 korban Kanjuruhan, pembunuh Afif Maulana dan Gamma, serta seluruh brutalitas lainnya di lapangan," kata Bungkus saat ditemui di titik kumpul aksi, Universitas Islam Indonesia (UII), Cik Di Tiro, Kota Jogja.
(afn/aku)
Komentar Terbanyak
Pengakuan Pacar-pacar Eks Dirut Taspen Kosasih, Dikado Mobil-Dibelikan Tas LV
Pihak Keluarga Sebut Persiapan Arya Daru ke Finlandia Tepis Anggapan Bunuh Diri
Hotel Syariah Ini Ditagih Royalti gegara Setel Rekaman Ngaji