Round-Up

Saat Ubur-ubur Mengintai Wisatawan di Pansela Gunungkidul

Ti - detikJogja
Senin, 30 Jun 2025 07:01 WIB
Tim SAR saat mengobati wisatawan yang tersengat ubur-ubur di Pantai Selatan Kabupaten Gunungkidul. Foto: Dok. SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron.
Jogja -

Musim liburan menjadikan kawasan di pantai selatan (Pansela) Gunungkidul ramai wisatawan. Tetapi, kebahagiaan para wisatawan ini sedikit terganggu dengan banyaknya ubur-ubur di kawasan pantai.

Didominasi Anak-anak

Keberadaan ubur-ubur ini pun sudah menyengat puluhan wisatawan tidak terkecuali ana-anak. Hal ini sebagaimana laporan dari tim SAR yang menyebut.

"Sampai pukul 14.30 WIB tercatat ada 24 wisatawan yang tersengat ubur-ubur dan sebagian besar adalah anak-anak," ungkap Sekretaris SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto saat dihubungi wartawan, Minggu (29/6/2025).

Laporan dari 5 Pantai

Secara rinci, Surisdiyanto menyebut jika 24 wisatawan yang tersengat ubur-ubur tersebar di lima Pantai. Adapun kelimanya adalah Pantai Kukup, Ngrawe, Sepanjang, Drini dan Krakal.

"Dari lima Pantai itu paling banyak di Pantai Sepanjang dengan tujuh orang wisatawan," ujarnya.

Anak-anak Tersengat karena Penasaran

Surisdiyanto menyampaikan, banyaknya anak-anak yang menjadi korban sengatan ubur-ubur karena penasaran dengan bentuknya. Terlebih, ubur-ubur itu banyak ditemukan di pinggir Pantai.

"Karena bentuk ubur-ubur itu seperti gelembung udara dengan warna biru pada tentakelnya dan itu membuatnya menarik perhatian," ucapnya.

Pembersihan Ubur-ubur

Terlepas dari hal tersebut, Surisdiyanto mengaku, jika Tim SAR telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hal tersebut. Salah satunya melakukan pembersihan ubur-ubur di pinggir Pantai.

"Tim SAR secara berkala melakukan patroli sambil membersihkan ubur-ubur. Nanti ubur-ubur yang dikumpulkan langsung dikubur di lokasi yang aman," katanya.

Surisdiyanto juga meminta kepada wisatawan yang tersengat ubur-ubur bisa langsung ke posko SAR yang ada di Pantai Selatan Gunungkidul. Nantinya Tim SAR akan segera memberikan pertolongan berupa pengobatan.

"Untuk wisatawan yang kena sengatan ubur-ubur silakan langsung ke posko SAR agar bisa segera kami tangani," ujarnya.

Sebelumnya, puluhan wisatawan di Pantai Parantritis juga pernah disengat ubur-ubur.

"Untuk ubur-ubur beracun mulai muncul di Pantai Parangtritis sejak kemarin Rabu (25/6/2025)," kata Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Pantai Parangtritis, M. Arif Nugraha saat dihubungi wartawan, Kamis (26/6).

"Terhitung sejak kemarin ada 50 wisatawan yang tersengat ubur-ubur di Pantai Parangtritis dan rata-rata yang tersengat adalah anak-anak," ucapnya.

Sengatan ubur-ubur, kata Arif, menimbulkan gatal, panas dan perih pada kulit. Sehingga terkadang menyebabkan wisatawan, khususnya anak-anak menangis.

"Karena itu kita sudah menyiapkan obat-obatan, tabung oksigen hingga ambulans untuk penanganan wisatawan yang tersengat ubur-ubur," katanya.



Simak Video "Video: Heboh Pernikahan Anak di Lombok Berujung Ortu Pengantin Dipolisikan"

(apl/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork