Warung Rujak Cingur'e Asmuni, Kuliner Legendaris Mojokerto Sejak 1993

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Minggu, 01 Mei 2022 17:41 WIB
Antina memandang foto mendiang Asmuni di Warung Cingure Asmuni
Antina memandang foto mendiang Asmuni di Warung Cingur'e Asmuni. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Warung Rujak Cingur'e Asmuni mencapai kejayaannya pada 1990an hingga sekitar tahun 2006. Depot yang terkenal dengan menu sop buntut, rawon, dan rujak cingur itu pertama kali berdiri di Jakarta.

Kejayaan Warung Rujak Cingure Asmuni tak lepas dari peran besar istrinya, Antina (82). Kala itu, nenek 3 cucu ini menjadi manajer bagi suaminya yang sedang naik daun bersama grup lawak legendaris, Srimulat. Asmuni bergabung dengan Srimulat sejak tahun 1976. Pelawak kelahiran Jombang ini terkenal dengan gaya kumisnya ala Charlie Chaplin dan memakai blangkon.

Pasangan Asmuni dan Antina hijrah ke Jakarta sekitar tahun 1984. Tahun itu pula Antina mulai merintis warung rujak cingur. Bisnis kecil-kecilan yang ia tekuni sempat dilarang suaminya. Namun, ibu anak satu ini tetap melanjutkan usahanya tersebut.

"Saya yang merintis usaha ini, karena saya suka rujak cingur dan masakan Jatim lainnya," kata Antina kepada detikJatim di Warung Rujak Cingur'e Asmuni, Jalan Nasional Desa Jatipasar, Trowulan, Mojokerto, Sabtu (30/4/2022).

Nama beken suaminya juga membuat Warung Rujak Cingur'e Asmuni di Jakarta kian ramai pembeli. Mulai dari masyarakat biasa hingga kalangan artis. Seperti Hendra Cipta, Tutik S, dan anggota Srimulat sendiri. Antina pun mengontrak tempat untuk membuka depot di Jalan Angrek Cendrawasih, Slipi, Jakbar sekitar tahun 1985. Saat itu, depot tersebut menyediakan menu rujak cingur, rawon, soto daging, gado-gado dan pecel lele.

"Warung di Jakarta semua menu laris, karena banyak perantau yang kangen dengan masakan Jatim. Dulu setiap hari membuat mendol dan dadar jagung selalu laris," terangnya.

Antina lantas mengembangkan bisnisnya ke Mojokerto. Ia membeli tanah yang dekat dengan tanah di antara tanah kelahiran dirinya dan suaminya. Asmuni lahir di Desa/Kecamatan Diwek, Jombang 17 Juni 1932. Sedangkan Antina lahir di Desa Brangkal, Sooko, Mojokerto 82 tahun silam.

"Ini dulu tanah orang lain kami beli. Lokasinya dulu strategis karena di jalan nasional," ujarnya.

"Dulu yang paling laris sop buntut, kedua rawon dan rujak cingur," jelasnya.Putri tunggal Asmuni, Astria menjelaskan, Warung Rujak Cingur'e Asmuni di Dusun/Desa Jatipasar berdiri sejak 1993. Menu yang disajikan lebih lengkap dibandingkan warungnya di Jakarta. Mulai dari rujak cingur, rawon, soto daging, gado-gado, pecel lele, krengsengan hati, krengsengan daging, ayam bumbu rujak, kare ayam, sate dan gulai kambing, nasi rames, hingga sop buntut.

Saking larisnya, Astria yang kala itu masih duduk di bangku SMP harus ikut membantu mengulek bumbu rujak. Padahal, ibunya mempunyai 3 juru masak dan 10 pramusaji. Belum termasuk tukang cuci piring dan tukang kebun. Menurutnya, pembeli banyak datang dari pegawai kantoran yang setiap hari memesan dalam jumlah besar. Selain itu, anggota Srimulat juga sering mampir saat mereka ke Jatim.

"Sebelum krisis moneter tahun 1998, omzet Rp 2 juta itu sudah sangat sedikit," ungkap ibu tiga anak ini.

Warung Rujak Cingur'e Asmuni sangat mudah ditemukan karena terletak di jalan nasional Mojokerto. Tepatnya, di sebelah kiri minimarket Dusun/Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan. Jika detikers dari arah Surabaya, posisi depot Asmuni di sisi kiri jalan setelah Candi Wringinlawang, sebelum simpang 4 Trowulan.

Untuk menemukan lokasi tepatnya, lebih praktis lagi detikers menggunakan Google Maps dengan kata pencarian Warung Rujak Cingur'e Asmuni. Jika menggunakan mobil, jaraknya sekitar 13 Km atau 25 menit dari pusat Kota Mojokerto, sekitar 17 Km atau 35 menit dari exit tol Penompo, Tol Sumo, serta sekitar 15 Km atau 30 menit perjalanan dari exit tol Mojokerto Barat (Mobar) Astra Tol Jomo.

Warung milik pelawak legendaris, Asmuni kini dikelola putri tunggalnya, Astria bersama istrinya, Antina (82). Warung anggota Srimulat ini menyajikan beberapa menu khas Jatim. Mulai dari ayam goreng penyet, ayam bumbu rujak, soto daging, rawon, empal penyet, krengsengan hati, krengsengan daging, hingga rujak cingur yang terkenal lezat.

Nah, detikers, ingin bernostalgia dengan warung Rujak Cingur'e Asmuni saat libur Lebaran. Silakan datang langsung. Saat lebaran nanti warung buka seperti biasa pukul 08.00-22.00 WIB.



Simak Video "Wilayah Mana yang Paling Banyak Jadi Tujuan Mudik 2022?"
[Gambas:Video 20detik]
(dte/dte)