Wanti-wanti Kapolda Jatim Usai Viral Nenek Elina Diusir Ormas dari Rumah

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 30 Des 2025 10:18 WIB
Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto/Foto: Dok. Istimewa
Surabaya -

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto meminta masyarakat untuk berani melapor ke polisi apabila mengalami tindak kekerasan atau menjadi korban kriminalitas. Seperti halnya yang terjadi pada nenek Elina Widjajanti (80), serta kasus-kasus viral di Jatim akhir-akhir ini.

"Dan kemudian kalau kita lihat dari media yang viral-viral, ancaman-ancaman. Sekarang saya tanya, apa gunanya sih kita ini membuat hal-hal yang membuat mencekam? Nggak ada gunanya. Kita kan negara hukum. Jadi kalau merasa sesuatu hal yang tidak benar ya lapor saja," kata Nanang saat Konferensi Pers Akhir Tahun yang digelar di Gedung Mahameru Polda Jatim, Senin (29/12/2025).

Di hadapan awak media dan para PJU, Nanang meminta masyarakat untuk tidak memperkeruh suasana. Sebaliknya, ia ingin Jatim tetap kondusif dan tak terpancing video viral yang masih belum terverifikasi kebenarannya serta lebih bijak dalam menyikapi video viral yang beredar.

"Jangan membikin situasi nggak kondusif dan sekarang ini menjadi viral. Jadi, dalam tatanan sekarang kita sudah tenang, eh ini lagi di dunia medsos sudah menguasai kita semua ini. Semua orang melihat dan saya minta supaya lebih bijaksana di dalam menggunakan medsos," ujarnya.

"Karena apa? Apa pun yang kita sampaikan di medsos, hitungan detik sudah sampai bukan hanya di wilayah Jatim saja, se-Indonesia bahkan sampai internasional," imbuhnya.

Polisi dengan 2 bintang di pundaknya itu meminta warga dan para netizen untuk membuat kondisi negara senyaman mungkin dan tak terpancing isu negatif yang beredar di media sosial. Ia memastikan Polri hadir untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

"Hal-hal semuanya memerlukan aman. Rasa aman itu paling penting. Dengan aman semua kegiatan akan bisa berjalan lancar. Apakah itu kegiatan ekonomi, pendidikan, kebudayaan dan lain sebagainya. Aktivitas keseharian, di dunia pendidikan, semua perlu ketenangan," tuturnya.

Maka dari itu, Nanang meminta warga Jatim untuk lebih bijak dan tak asal-asalan memviralkan peristiwa yang ada. Sebab, ia menilai video negatif dan provokatif akan berdampak buruk pada masyarakat.

"Dan kalau sudah nyaman, nggak usahlah kita memviralkan hal-hal yang sifatnya provokatif," jelasnya.

Nanang menyebutkan warga Jatim cerdas dan bijak. Ia lantas meminta masyarakat untuk lebih memperhatikan konten yang menyejukkan.

"Saya yakin masyarakat Jawa Timur cerdas semuanya. Jadi bisa menilai mana itu yang hanya memviralkan yang baik, mana yang provokatif. Saya yakin ibaratnya wong kene iki wes gak direken, nggak usah direken. Kita mereken yang bahas-bahas yang menyejukkan saja. Karena kita ingin Jawa Timur tetap maju," paparnya.

Nanang menyebut, Jatim sekarang adalah provinsi yang menjadi primadona untuk investasi. Salah satunya adalah sektor wisata. Maka dari itu, ia meminta warga Jatim untuk menjaga situasi kondusif agar iklim investasi terjaga.

"Dan kita lihat sekarang di penghujung tahun ini, dibandingkan dengan beberapa tempat yang katanya destinasi wisata di luar Jawa Timur, ternyata lebih ramai sekarang di wilayah Jawa Timur. Ini tentunya bisa melihat bahwa 'oh ya, di ruang seluruh wilayah Jawa Timur ini ada ruangan yang aman dan nyaman untuk melakukan segala aktivitas', ini harus kita jaga bersama-sama. Sehingga nanti semua sentuhan akan bisa berjalan, efek domino dari pariwisata sehingga akan berkaitan dengan semuanya, kesejahteraan dan sebagainya. Dan ini tentunya akan menciptakan situasi yang positif di dalam pikiran kita," ungkapnya.

"Dan untuk itu saya menghimbau tidak perlu lagi kita memviralkan hal-hal yang provokatif yang membuat tidak enak di wilayah Jawa Timur. Dan saya minta kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, sekali lagi jangan terpengaruh oleh hal demikian. Dan kita ingatkan kepada yang bersangkutan kalau ada yang kenal, nggak usah diteruskan untuk membuat hal yang provokatif karena masyarakat Jawa Timur tidak menginginkan hal demikian," sambungnya.

Nanang meminta masyarakat untuk memviralkan hal yang baik dan positif. Sehingga masyarakat bisa merasakan bagaimana senangnya hiburan di Jawa Timur dalam kondisi yang aman dan nyaman.



Simak Video "Video: Nenek Elina Minta Rumahnya Dikembalikan Seperti Semula"

(pfr/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork