Round Up

Arogansi Cewek Mabuk Bawa Outlander Maut Berujung di Jeruji Besi

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Jumat, 28 Agu 2026 07:00 WIB
Cewek mabuk marah-marah usai tabrak warga di Surabaya/Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Penyesalan ENR (32), perempuan pengemudi Mitsubishi Outlander yang mengemudi setelah menghadiri pesta dan dalam kondisi terpengaruh alkohol, datang setelah kecelakaan yang ditimbulkannya menewaskan RPK (25), warga Surabaya. ENR sempat mengaku panik dan berusaha meninggalkan lokasi setelah lebih dulu menabrak taksi listrik.

Kini, ENR telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polrestabes Surabaya. Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan, sementara pertemuan ENR dengan keluarga RPK masih menunggu kondisi keluarga korban yang tengah berduka.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Sulthon N A mengatakan ENR telah ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"(Tersangka) sudah ditahan," ujar Sulthon saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (27/8/2026).

ENR saat ini ditahan di ruang tahanan Polrestabes Surabaya.

"Berada di ruang tahanan Polrestabes Surabaya," tegasnya.

Berawal dari pesta

Kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Sebelum kecelakaan, ENR diketahui baru pulang dari sebuah pesta.

Saat diperiksa polisi, ENR mengakui dirinya mengonsumsi minuman beralkohol. Namun, dia mengaku tidak mengingat secara detail jumlah minuman yang dikonsumsinya.

"Pesta. Dari tempat pesta," kata ENR saat ditanya dari mana dirinya sebelum kecelakaan.

Ketika ditanya mengenai jumlah alkohol yang diminum, ENR menjawab:

"Enggak, 7 gelasan, 1/4 gelas," ujarnya.

Hasil pemeriksaan polisi kemudian menunjukkan ENR positif mengonsumsi alkohol. Kadar alkohol dalam tubuhnya disebut mencapai 1,06 persen.

"Kadar alkohol dalam tubuhnya 1,06%. (Kejadian) setelah (tersangka) pulang dari acara tempat hiburan di sekitaran," ujar Sulthon, Senin (24/8/2026).

Tabrak taksi lalu panik

Saat itu ENR mengemudikan Mitsubishi Outlander bernopol L-1049-OO dari arah selatan ke utara di Jalan Taman Apsari. Ketika berbelok ke kiri, ENR kehilangan konsentrasi hingga menabrak taksi listrik VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan hilangnya konsentrasi tersebut dipengaruhi konsumsi alkohol.

"Saat berbelok ke kiri, ENR kehilangan konsentrasi. Mobilnya kemudian menabrak taksi listrik VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan," ujar Galih, Senin (24/8/2026).

Alih-alih berhenti setelah menabrak taksi, ENR justru melanjutkan perjalanan. Dia mengaku panik karena takut diamuk massa yang mengejarnya.

"Ya itu, karena saya takut habis nyerempet taksi, dikejar massa. Saya takut nanti diamuk massa, saya berusaha kabur, ternyata malah terjadi kecelakaan yang menewaskan orang," kata ENR.

Polisi juga menyebut ENR sempat marah-marah kepada orang yang mendatangi lokasi kecelakaan.

"Marah-marah ke orang-orang yang datang ke TKP, namanya orang mabuk," kata Galih.

"Kalau melawan petugas tidak ada," imbuhnya.



Simak Video "MAMA Lime Green Day Fest 2026, Ajak Hidup Sehat Bareng di Surabaya"


(abq/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork