Pengemudi Outlander Mabuk Tabrak 2 Kendaraan di Surabaya, 1 Orang Tewas

Pengemudi Outlander Mabuk Tabrak 2 Kendaraan di Surabaya, 1 Orang Tewas

Aprilia Devi - detikJatim
Minggu, 23 Agu 2026 19:35 WIB
Kecelakaan di kawasan Jalan Gubernur Suryo hingga satu orang meninggal dunia.
Kecelakaan di kawasan Jalan Gubernur Suryo hingga satu orang meninggal dunia.(Foto: Istimewa)
Surabaya -

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Taman Apsari dan Gubernur Suryo, Surabaya pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kecelakaan melibatkan Mitsubishi Outlander, taksi listrik VinFast, dan Mitsubishi L300.

Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Korban yakni RPK (25), pengemudi pikap Mitsubishi L300 yang sedang menaikkan barang saat kendaraannya ditabrak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa bermula saat Mitsubishi Outlander bernopol L-1049-OO yang dikemudikan ENR (32) melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Taman Apsari.

Saat berbelok ke kiri, pengemudi menabrak taksi listrik VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan. Taksi tersebut dikemudikan FDK (22).

ADVERTISEMENT

"Pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol," kata Galih saat dikonfirmasi detikJatim, Minggu (23/8/2026).

Bukannya berhenti, pengemudi Outlander tersebut kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jalan Gubernur Suryo. Sesampainya di sekitar depan Alun-Alun Surabaya, kendaraan kembali terlibat kecelakaan.

"Di samping Alun-alun Surabaya, kendaraan tersebut menabrak korban RPK yang sedang menaikkan barang ke pikap miliknya yang sedang parkir," tutur Galih.

Akibat tabrakan kedua, RPK mengalami luka berat. Korban kemudian dievakuasi ke UGD RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis.

"Namun korban dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis," ungkap Galih.

ENR sendiri diketahui mengemudikan Outlander tanpa memiliki SIM dan STNK.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menyebut faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan.

"Pengemudi mengendarai kendaraan dalam kondisi tidak konsentrasi di bawah pengaruh minuman beralkohol," jelas Galih.

Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi hingga mengamankan pengemudi Outlander tersebut.

"Tersangka sudah kita amankan dan periksa," pungkas Galih.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads