Bripka Agus Pembunuh Mahasiswi UMM Dipecat bersama 2 Polisi Lain

Bripka Agus Pembunuh Mahasiswi UMM Dipecat bersama 2 Polisi Lain

M Rofiq - detikJatim
Kamis, 12 Mar 2026 10:45 WIB
Pembunuh mahasiswi UMM diberhentikan dengan tidak hormat dari polri
Pembunuh mahasiswi UMM diberhentikan dengan tidak hormat dari polri/Foto: Istimewa
Probolinggo -

Polres Probolinggo menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap anggota yang melakukan pelanggaran, sekaligus memberikan penghargaan kepada personel berprestasi yang menunjukkan kinerja serta dedikasi terbaik.

Tiga personel yang diberhentikan tidak dengan hormat tersebut adalah Bripka Agus Muhammad Saleman pembunuh adik iparnya yang juga Mahasiswi UMM Faradila Amalia Najwa (21), yang jasadnya ditemukan di sungai Wonorejo Pasuruan, serta Bripka Agus Sugeng Priyanto, dan Bripka Fathur Rodzi Kurniawan.

Dalam amanatnya, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri akan dikenakan sanksi tegas sebagai bentuk penegakan aturan di lingkungan institusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, seluruh anggota Polri dituntut untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

ADVERTISEMENT

"Keputusan PTDH ini tentu tidak diambil dengan mudah, melainkan melalui proses panjang sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini menjadi pengingat bagi seluruh personel agar senantiasa menjaga sikap, perilaku, serta profesionalitas dalam menjalankan tugas," ujar Kapolres Probolinggp. Senin (10/3/2026).

Selain pelaksanaan PTDH, pada kesempatan yang sama Kapolres juga memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Pegawai Harian Lepas (PHL) Polres Probolinggo yang dinilai berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar seluruh personel terus meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Prestasi yang diraih rekan-rekan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi seluruh personel untuk terus memberikan yang terbaik bagi institusi dan masyarakat," tambah AKBP Latif.

Beberapa satuan yang menerima penghargaan di antaranya Satreskrim Polres Probolinggo dan Polsek Sukapura atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menimpa wisatawan warga negara asing (WNA).

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Satuan Intelkam atas keberhasilannya meningkatkan pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Apresiasi juga diberikan kepada Seksi Keuangan Polres Probolinggo atas kontribusinya dalam mengantarkan Polres Probolinggo meraih peringkat kedua kinerja Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik satuan kerja di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kapolres berharap penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh anggota Polres Probolinggo dalam menjaga disiplin, meningkatkan kinerja, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads