Modus Terapi Kesehatan, Emas 33 Gram-Rp 10 Juta Lansia di Ponorogo Raib

Modus Terapi Kesehatan, Emas 33 Gram-Rp 10 Juta Lansia di Ponorogo Raib

Charolin Pebrianti - detikJatim
Senin, 09 Mar 2026 15:15 WIB
Pencurian di Ponorogo modus terapi kesehatan
Pencurian di Ponorogo modus terapi kesehatan/Foto: Tangkapan layar
Ponorogo -

Pasangan suami istri (pasutri) lansia di Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo menjadi korban pencurian dengan modus menawarkan terapi kesehatan. Pelaku diduga berjumlah empat orang dan datang menggunakan mobil.

Korban adalah Bonari (68) dan istrinya Supiatun (60). Dari rumah korban, perhiasan emas sekitar 33 gram dan uang tunai Rp 10 juta dilaporkan hilang.

Anak korban, Dian Rianto mengatakan, kejadian bermula pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB atau menjelang azan Zuhur. Saat itu ibunya baru pulang dari sawah dan sedang beristirahat di rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiba-tiba ada empat orang datang pakai mobil langsung menuju rumah ibu saya. Dari CCTV terlihat seperti memang sudah menargetkan rumah ibu," kata Dian, Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Dian, para pelaku mengetuk pintu rumah dan menawarkan terapi kesehatan. Lantaran tidak curiga, Supiatun mempersilakan mereka masuk.

"Ibu saya habis dari sawah dan mau salat Zuhur. Ada yang menawarkan terapi, ya diladeni saja. Namanya orang desa ya manut saja," ujarnya.

Saat proses terapi berlangsung, salah satu pelaku meminta izin ke kamar mandi dan diantar oleh korban. Sementara pelaku lainnya meminta izin ke belakang rumah menuju sumur.

"Ibu saya sudah dibaringkan untuk diterapi, jadi tidak ke mana-mana. Yang satu ke kamar mandi, yang satu ke belakang. Kejadiannya singkat," tambahnya.

Sekitar pukul 12.15 WIB para pelaku pamit meninggalkan rumah. Saat itu korban belum menyadari adanya pencurian.

Peristiwa tersebut baru diketahui dua hari kemudian, Sabtu (7/3/2026) malam setelah Salat Tarawih. Saat hendak mengambil uang dan perhiasan untuk persiapan Lebaran, korban mendapati isi lemari sudah hilang.

"Ibu mau mengecek uang dan perhiasan yang disimpan untuk Lebaran. Pas dibuka ternyata sudah tidak ada. Uangnya sekitar Rp 10 juta dan emas kurang lebih 33 gram," jelas Dian.

Ia menduga, pelaku membuka brankas saat berada di dalam rumah. Hal itu diketahui dari adanya bekas congkelan di brankas.

"Brankasnya terkunci tapi ada bekas congkelan seperti pakai gunting. Bahkan guntingnya tertinggal di situ," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads