Somad Otak Pelaku Gangster yang Bacok-Rampas HP Warga Gresik Ditangkap

Somad Otak Pelaku Gangster yang Bacok-Rampas HP Warga Gresik Ditangkap

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Jumat, 09 Jan 2026 08:20 WIB
Somad Otak Pelaku Gangster yang Bacok-Rampas HP Warga Gresik Ditangkap
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Tim Macan Giri Sat Reskrim Polres Gresik akhirnya meringkus otak gangster yang membacok dua warga Gresik di Kecamatan Dukun dan Panceng. Penangkapan itu setelah Tim Macan Giri melakukan perburuan usai melakukan penyelidikan.

"Otak atau ketua gangster sudah kita amankan," kata Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Jumat (9/1/2026).

Rovan menjelaskan penangkapan otak gangster itu setelah polisi mengamankan 6 anggota gangster lainnya. Dari hasil pendalaman yang dilakukan, para anggota gangster tersebut telah diajak oleh otak gangster yang berinisial MYS alias Somad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi pelaku ini lah yang selama ini mengajak atau memprovokasi anggotanya untuk kumpul dan mencari sasaran," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, lannut Rovan, polisijuga telah menetapkan 1 dari 6 anggota gangster yang sebelulnya diamankan sebagai tersangka. Meski demikian Rovan masih belum membeberkan peran satu tersangka lainnya.

"Jadi yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka ada dua, nanti kita rilis," pungkasnya.

Rovan menegaskan pihaknya akan memburu pelaku lainnya yang masih belum menyerahkan diri. Ia meminta agar tidak ada pihak yang membantu atau menyembunyikan pelarian para pelaku.

"Jika terbukti membantu, menyembunyikan pada pelaku, kami akan lalukan upaya hukum. Untuk para pelaku, saya himbau agar menyerahkan diri, atau kami tidak akan menindak tegas terukur jika melakukan perlawanan. Tujuan kita satu menjaga Gresik tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

Sebelumnya, Tim Macan Giri Sat Reskrim Polres Gresik mengamankan 6 anggota gangster yang telah membuat onar di Kecamatan Dukun dan Panceng, Gresik. Komplotan sampah masyarakat itu, telah membacok dua warga hingga merampas HP warga lainnya.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan dari 6 anggota tersebut lima diantaranya masih anak-anak. Kelima anak dibawah umur itu, tidak terlibat langsung memukul atau membacok para korban.

"Kelima anak-anak ini hanya ikut konvoi saja. Makanya mereka kita jadikan saksi," kata Arya, Kamis (8/1/2026).

Arya mejelaskan para anghota gangster tersebut merupakan anggota perguruan silat dari berbagai daerah. Mereka ada yang memprovokasi untuk mencari orang yang memakai atribut perguruan lain untuk menjadi sasaran kelompok tersebut.

"Jadi ada otak pelaku yang memprovokasi anak-anak ini. Dengan alasan mencari orang dengan atribut perguruan lain dengan tujuan agar anak-anak ini mau mengikuti perintahnya," jelas Arya.

Arya menambahkan setelah mau mencari sasaran, otak pelaku dan beberapa pengikutnya memanfaatkan kelompok gangster tersebut untuk menakuti warga. Dengan membawa golok dan linggis, mereka melakuka pencurian dengan kekerasan.

"Untuk itu, kita akan buru otak pelaku yang memiliki tujuan Begal berkedol Gangster atau perguruan. Karena ini sudah meresahkan masyrakat Gresik, ada HP penjual nasi goreng juga di rampas dengan membawa golok," tambah Arya.




(auh/abq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads