Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 14 Okt 2022 10:35 WIB
Kasubsi Penuntutan Pidum Kejari Malang Rendy Aditya putra
Kasubsi Penuntutan Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Rendy Aditya (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Bagus Prasetya Lazuardi telah memasuki sidang tuntutan. Jaksa menuntut pelaku pembunuhan dengan hukuman seumur hidup.

"Tuntutannya seumur hidup," ujar Kasubsi Penuntutan Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang, Rendy Aditya kepada detikJatim, Jumat (14/10/2022).

Rendy mengaku, sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Ziath Ibrahim (37) warga Jalan Kyai Tamin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dibacakan di Pengadilan Negeri Kepanjen pada Rabu (12/10). Sementara hakimnya yakni Hakim ketua Guntur Nurjadi.

"Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kepada terdakwa berdasarkan dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan," ujarnya.

Sidang kasus pembunuhan mahasiswa warga Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kepatihan, Tulungagung, Jatim ini sudah digelar di Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang sejak awal Agustus 2022 lalu.

Sebelumnya, Jasad Bagus ditemukan pada Selasa (12/4) sekitar pukul 05.15 WIB di sebuah pekarangan kosong di daerah Dusun Krajan, Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Ia ditemukan oleh saksi bernama Munarti, warga setempat.

Dari hasil penyidikan Polres Pasuruan dan Polda Jatim saat itu, Bagus ternyata dibunuh di kawasan Jalan Perumahan Mondoroko, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pembunuhnya yakni Ziath Ibrahim Bal Biyd (37), yang tak lain ayah tiri kekasih Bagus.

Ziath Ibrahim diketahui tinggal di Jalan Kyai Tamim, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Latar belakang Pelaku menurut Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, bekerja sebagai driver online.

Kronologi pembunuhan mahasiswa kedokteran UB. Baca di halaman selanjutnya!