7 Fakta Terungkap Sosok Peracun Kucing di Perumahan Kota Malang

7 Fakta Terungkap Sosok Peracun Kucing di Perumahan Kota Malang

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 28 Sep 2022 12:49 WIB
kucing-kucing di malang yang berkeliaran
Ilustrasi kuciing di perumahan Kota Malang (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Kota Malang -

Teka-teki sosok diduga peracun kucing di Perumahan Kota Malang perlahan mulai terungkap. Sebelumnya diketahui, empat kucing di lingkungan Patraland Place Kota Malang mati secara mengenaskan. Kucing-kucing ini mati dengan cara yang mirip.

Matinya sejumlah kucing di Malang ini menjadi atensi sejumlah pihak. Mulai dari masyarakat, kepolisian, juga para pencinta kucing.

detikJatim menghimpun sejumlah fakta yang terungkap dari insiden ini:

1. Polisi Langsung Cek CCTV

Beberapa waktu lalu, polisi telah turun tangan melakukan penyelidikan. Salah satu yang disasar yakni CCTV yang ada di lingkungan perumahan. Polisi langsung memeriksa CCTV tersebut.

"Kami, kan, metode penyelidikan sendiri banyak. Yang kami dapat malam itu informasi dari Pak RT mengatakan ada kucing mati. Tapi mati kenapa harus dibuktikan dulu, baru labfor, kandungan di dalam tubuh kucing itu apa," kata Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo kepada awak media, Senin (26/9/2022).

2. Digelar Pertemuan Pencinta Kucing-Polisi

Ketua RT 08, RW 04, Kelurahan Tasikmadu Wiratmono mengatakan dari hasil penelusuran ada sebanyak 4 kucing domestik mati diduga diracuni dan 11 kucing lain hilang di wilayah Perumahan Patraland Place. Wiratmono menyebut, populasi kucing domestik atau kucing liar di perumahan itu cukup tinggi dan sempat memunculkan pro kontra warga setempat.

"Populasi kucing jenis domestik atau liar dan kucing ras di perumahan ini populasinya banyak. Warga pun ada yang suka memberi makan dan ada warga yang tidak suka dengan kehadiran kucing-kucing itu karena membuang pup sembarangan," ujarnya.

Untuk menuntaskan itu pertemuan antara tokoh masyarakat, kepolisian, dan para pencinta kucing digelar untuk mencari solusi tentang permasalahan kucing mati tersebut.

Dalam pertemuan yang digelar Selasa (27/9/2022) itu, ada salah satu warga berinisial S yang turut hadir. Dia mengakui dirinya yang mengadukan masalah itu karena kucingnya juga mati.

3. Pria Bawa Kantong Diduga Racun Terekam CCTV

Pencinta kucing Sri Swastiyanti Marhaeni yang turut hadir menyatakan bahwa saat pertemuan itu S menunjukkan dua rekaman CCTV yang dipakai sebagai barang bukti.

Rekaman CCTV miliknya itu semakin memperkuat dugaan bahwa kucing-kucing di lingkungan perumahan yang kejang-kejang dan mati hampir bersamaan karena diracun.

"Rekaman pertama nunjukin tetangga laki-laki S membawa kantong plastik hitam ditaruh di tengah jalan pada malam hari. Dia (S) menuduh bapak depan rumahnya. Sebab, setelah taruh kantong plastik itu dalam jangka waktu 6 menit balik ke rumah. Besok paginya kucing mati," ujar Pencinta Kucing Sri Swastiyanti Marhaeni.

Aksi bengis pria pukuli kucing terekam CCTV. Baca di halaman selanjutnya!