Biadab! Pria Ini Tega Cabuli-Perkosa Anak Berkebutuhan Khusus di Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Selasa, 19 Apr 2022 23:43 WIB
Pelaku pemerkosaan terhadap anak berkebutuhan khusus Hariyono di Mapolresta Sidoarjo.
Hariyono, pemerkosa anak berkebutuhan khusus di Mapolresta Sidoarjo. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Pria paruh baya ini sungguh biadab. Dia tega mencabuli dan memperkosa anak tetangganya, yang ironisnya merupakan anak berkebutuhan khusus.

Pelaku yang tak bermoral itu bernama Hariyono (50). Dia adalah warga Sidoarjo yang sehari-hari mengantar jemput korban ke SLB.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu adalah tetangga dekat korban.

Bahkan, menurutnya, keluarga korban telah memberikan kepercayaan kepada tersangka untuk mengantar-jemput korban yang berkebutuhan khusus.

"Tetapi H mengkhianati kepercayaan itu dengan mencabuli korban. Harusnya H menjaga korban, bukan malah mencabulinya," kata Kusumo, Selasa (19/4/2022).

Saat konferensi pers di Mapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo mengatakan tersangka awalnya melakukan perbuatan cabul hingga melakukan pemerkosaan pada Maret kemarin.

"Semua dilakukan di rumah korban. Tadinya cuma mencabuli. Korban sempat berontak tapi karena kondisinya difabel tersangka tetap menang," kata Kusumo.

Selanjutnya, pemerkosaan terhadap korban terjadi pada Jumat 4 Maret lalu. Saat itu siang di ruang tamu rumah korban.

Karena situasi di rumah itu sepi tersangka mencabuli untuk kemudian memperkosa korban.

Setelah tindakan bejat pelaku itu korban mengeluh sakit di bagian vitalnya kepada bibinya. Mengetahui itu kakak kandung korban melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Tersangka kami tangkap di rumahnya keesokan harinya. Tersangka ini sempat meminta korban agar tidak bercerita kepada siapa pun tentang perbuatan bejatnya," ujarnya.

Polisi akan menjerat Hariyono dengan Pasal 81 Ayat (2) UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun.

"Juga dengan Pasal 82 Ayat (1) undang-undang yang sama dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun," kata Kusumo.



Simak Video "Aksi Bejat Pria di Palembang: Cabuli Anak Tiri Usai Sahur"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)