BPCB Jatim Temukan Perhiasan hingga Alat Pertanian di Situs Srigading Malang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 08 Mar 2022 09:18 WIB
BPCB Temukan Alat Pertanian Sampai Perhiasan di Situs Srigading Malang
Perhiasan yang ditemukan di Situs Srigading (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim kembali menggelar ekskavasi tahap ketiga di Situs Srigading, Lawang, Kabupaten Malang. Terbaru, tim BPCB menemukan alat pertanian dan perhiasan emas.

Benda cagar budaya tersebut ditemukan dalam kondisi tersimpan di bagian tengah candi diduga berdiri abad 10 Masehi itu.

Bagian tengah candi ini tampak menyerupai sumur atau ruang yang ditutup tanah di atasnya. Pada ruangan ini tersimpan benda yang menjadi bagian dari persembahan bagi candi. Ruangan sumur candi ini digali oleh tim BPCB dengan kedalaman 3 meter.

Arkeolog BPCB Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho mengungkapkan, selama ekskavasi tahap ketiga ini, banyak menemukan beragam artefak dan benda cagar budaya di area situs yang merupakan bangunan candi peninggalan masa Kerajaan Mataram Kuno itu.

BPCB Temukan Alat Pertanian Sampai Perhiasan di Situs Srigading MalangBPCB Temukan Alat Pertanian di Situs Srigading Malang/ Foto: Muhammad Aminudin

Seperti kepala angsa terbuat dari bahan terakota, bokor berbahan tembaga, pegangan emas, periuk dari tembaga, dua buah teko tembaga, beliung besi, calok besi, dan belencong besi.

Selain itu, tim BPCB juga menemukan tiga buah batu andesit yang merupakan dua buah batu ambang candi dan satu batu ambang buah ambang relung yang berada di sisi utara.

"Tahap ketiga ini, kita menemukan tiga batuan andesit. Yang kita duga merupakan ambang dari bagian atap dari candi. Dan satu buah ambang relung yang ada di sisi utara," ujar Wicaksono kepada wartawan, Selasa (8/3/2022).

Temuan menarik lainnya berada di sisi timur halaman candi. Di mana tim BPCB Jatim patung berupa berbentuk kepala angsa yang berbahan terakota.

BPCB Temukan Alat Pertanian Sampai Perhiasan di Situs Srigading MalangBPCB Jatim ekskavasi tahap 3 Situs Srigading Malang/ Foto: Muhammad Aminudin

"Di sudut timur laut, kita menemukan kepala angsa, tetapi kondisi tidak utuh, hanya penggalan kepala dan lehernya terpotong. Angsa itu terbuat dari bahan terakota," beber Wicaksono.

Menurut Wicaksono, temuan terbanyak justru berada di sisi ruang tengah candi. Temuan mulai lingga patok yang diidentifikasikan sebagai bagian ratna atap candi yang runtuh, yang berada di barat laut dan bagian tengah.

"Satu buah lingga patok, yang sebelumnya, kita sudah menemukan satu buah di sisi barat dan satu buah di sudut barat laut. Model lingga patok ini biasanya jadi penanda kompleks atau kawasan," tutur Wicaksono.

Sementara di bagian tengah, lanjut Wicaksono, pihaknya menemukan benda artefak yang ada di setiap sudut sumuran. Pertama ditemukan di sisi barat daya, berupa bokor dengan tempat dengan kaki, dalam posisi miring.

BPCB Temukan Alat Pertanian Sampai Perhiasan di Situs Srigading MalangBPCB ekskavasi tajap 3 Situs Srigading Malang/ Foto: Muhammad Aminudin

"Kita juga menemukan satu handel yang terbuat dari emas. Kelihatannya itu menjadi satu kesatuan dimana bokor dengan penutup kayu itu, pegangan atasnya terbuat dari emas. Selain emas di situ, kita juga menemukan kepingan-kepingan emas bentuk persegi dengan diameter kurang lebih setengah sentimeter. Kita temukan tiga buah," katanya.

Sementara di sisi sudut barat laut, ditemukan tiga tempat menyerupai bejana yang ditemukan di setiap sudut. Wadah itu diidentifikasi sebagai periuk. Kemudian dua buah wadah yang memiliki cerat, yang menyerupai bentuk teko, tapi ada handel pada bagian tutupnya.

"Sebelumnya kita menemukan tiga buah alat yang terbuat dari besi, yang kita bisa identifikasi sebagai beliung, blencong, dan calok. Ditemukan berjejer di sudut tenggara," bebernya.

Terakhir, tim BPCB Jatim menemukan sebuah tempayan di sisi utara sumuran candi. Di dalamnya terdapat tembikar berbahan tembaga.

"Satu lagi, kita menemukan wadah kita identifikasi sebagai tembayan, namun kondisinya gepeng. Dalam tempayan terdapat tembikar dan satu buah wadah berbahan tembaga," pungkasnya.



Simak Video "Polri Update Korban Tragedi Kanjuruhan: 125 Meninggal, 21 Luka Berat"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)