Ada Penari Gandrung Banyuwangi Layani Penumpang Super Air Jet!

Eka Rimawati - detikJatim
Sabtu, 24 Okt 2026 13:01 WIB
Pramugari mengenakan Omprok dan Selendang layaknya penari Gandrung saat malayani penumpang di Pesawat. (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Pertama di Indonesia, ada penari Gandrung Banyuwangi yang melayani penumpang di dalam pesawat rute penerbangan Banyuwangi-Jakarta-Banyuwangi. Perempuan yang mengenakan omprok itu menyambut penumpang saat memasuki pesawat hingga memperagakan demonstrasi protokol keselamatan.

Ya, perempuan itu bukan penari gandrung sungguhan, melainkan pramugari pesawat Super Air Jet yang berdandan mengenakan Omprok Gandrung Banyuwangi dilengkapi selendang Merah yang menjuntai.

Kostum pramugari ini menjadi bagian dari semarak perhelatan Gandrung Sewu 2026 yang diinisiasi In Journey. Menjelang pertunjukan tari kolosal yang menampilkan 1300 penari, penumpang pesawat sengaja disambut dengan pertunjukan tari Gandrung sejak Kamis (22/10) hingga Minggu (25/10/2026).

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih pada pengelola transportasi udara khususnya In Journey yang ikut menyemarakkan Gandrung Sewu, dengan menghadirkan nuansa Gandrung bagi para penumpang yang datang ke Banyuwangi. Semoga ini menjadi pengalaman yang berkesan," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (23/10/2025).

Tak hanya itu, seluruh penumpang yang baru tiba di Bandara Banyuwangi langsung disambut oleh penari Gandrung asli dengan iringan gamelan Gandrung khas Banyuwangi. Daya tarik budaya ini memikat penumpang untuk turut menari hingga terbawa suasana ceria dan Mariah. Menghadirkan suasana Bandara yang berbeda dari biasanya.

Bandara Banyuwangi juga bersolek, berbagai ornamen dan poster bertema Gandrung turut menghiasi area pelayanan. Penyambutan dengan tarian oleh penari Gandrung ini bisa dinikmati oleh penumpang mulai pukul 10.00 wib dan 05.00 wib. Khusus di tanggal 25 Oktober, Penari Gandrung ada di jam keberangkatan yakni pukul 17.00 WIB.

Pramugari mengenakan Omprok dan Selendang layaknya penari Gandrung saat malayani penumpang di Pesawat. (Foto: Istimewa)

"Tahun ini Gandrung Sewu digelar mengusung konsep berbeda pada malam hari, di Pantai Boom Marina, Sabtu (24/10/2026) mulai pukul 18.30. Semoga sambutan yang berbeda ini bisa kian memberikan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi," pungkas Ipuk.

Sebelumnya, General Manager Bandara Blimbingsari Banyuwangi Mohamad Holik Muardi menjelaskan, InJourney akan memaksimalkan aset komunikasi visual dan digital yang tersebar di seluruh portofolio bandaranya. Promosi melalui tayangan media digital hingga kolaborasi di media sosial disiapkan untuk menggaungkan festival kolosal tersebut.

"Dan juga akun-akun di media sosial kita bisa collab juga untuk lebih menggaungkan, lebih menduniakan event Gandrung Sewu ini," jelas Holik.

Untuk memperluas jangkauan promosi, InJourney memanfaatkan jaringan 37 bandara yang dikelolanya di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut mencakup Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, I Gusti Ngurah Rai di Bali, Juanda di Surabaya, serta bandara di Lombok dan Kupang. Promosi dilakukan melalui tayangan banner digital dan kolaborasi media sosial.

Holik menegaskan, fasilitas tersebut menjadi salah satu saluran utama untuk mempromosikan penyelenggaraan Gandrung Sewu ke tingkat nasional hingga internasional.

"InJourney Airports dari 37 bandara yang dikelola, itu akan lebih menggaungkan, mensiarkan terkait dengan promosi untuk pelaksanaan event Gandrung Sewu ini. Contohnya adalah di Bandara Cengkareng, itu banyak digital banner yang bisa kita gunakan. Dan seluruh bandara seperti Denpasar, Surabaya, Kupang, Lombok, bisa kita lakukan untuk promosi," pungkasnya.

Banyuwangi, bakal menyajikan suasana berbeda bagi pengunjung Gandrung Sewu. Bagi pengunjung yang menunjukan Boarding Pass akan mendapatkan akses kursi VIP pada pertunjukan golosal Glow In The Dark tahun ini.



Simak Video "Menikmati Citarasa Kopi Hitam yang Khas di Banyuwangi"

(abq/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork