Daging Sapi Tembus Rp 130 Ribu/Kg, Pedagang Pasar Porong Pilih Libur

Suparno - detikJatim
Rabu, 15 Jul 2026 08:30 WIB
Pedagang daging sapi yang sepi di pasar baru porong. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Harga daging sapi di Pasar Porong, Sidoarjo terus merangkak naik hingga tembus Rp 130 ribu/kg. Kenaikan harga yang terjadi beberapa kali dalam 3 bulan terakhir membuat sejumlah pedagang memilih libur tidak berjualan karena khawatir rugi.

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Porong, Syaiful, mengatakan harga daging terus mengalami kenaikan sejak awal tahun. Kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat menurun drastis.

"Harga daging biasa sekarang Rp 130 ribu/kg. Kalau daging pilihan bisa mencapai Rp 135 ribu hingga Rp 140 ribu/kg. Pembeli sekarang sangat sepi," ujar Syaiful kepada detikJatim di pasar Porong, Rabu (15/7/2016).

Ia menjelaskan, kenaikan harga terjadi tiga kali dalam tiga bulan terakhir. Sebelumnya harga daging masih berada di kisaran Rp 100 ribu/kg, kemudian naik bertahap Rp 5 ribu, menjelang Ramadan naik lagi Rp 5 ribu, dan terakhir melonjak sekitar Rp 10 ribu/kg.

Menurut Syaiful, kondisi pasar semakin sulit sejak awal 2026. Jika dulu dalam sehari pedagang mampu menjual hingga tiga sampai empat ekor sapi, kini satu ekor pun belum tentu habis terjual.

"Penjualan turun sangat jauh. Dulu ramai, sekarang pembeli berkurang terus. Modal naik, untung hampir tidak ada, bahkan kadang rugi," katanya.

Pedagang lainnya, Ira, juga merasakan dampak kenaikan harga tersebut. Ia mengaku banyak pedagang memilih mengurangi stok bahkan tidak berjualan karena khawatir daging tidak laku.

"Kalau dipaksakan ambil banyak, nanti tidak habis terjual. Sekarang kami ambil sedikit saja karena harga sudah tinggi," ujar Ira.

Menurut Ira, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada daging sapi, tetapi juga jeroan seperti hati, paru, limpa, dan bagian lainnya yang ikut mengalami kenaikan sekitar Rp 5 ribu/kg.

Para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Dinas Perdagangan segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga serta menjaga pasokan sapi potong agar harga tidak terus melonjak.

"Kami berharap pemerintah bisa membantu menstabilkan harga. Kalau harga terus naik, masyarakat semakin berat membeli dan pedagang juga semakin sulit berjualan," pungkas Ira.

Kenaikan harga daging sapi ini sejalan dengan kondisi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Setelah Idul Adha, harga daging justru kembali naik akibat pasokan sapi siap potong yang menipis, sehingga harga di pasar tradisional kini berkisar antara Rp 120 ribu hingga Rp 140 ribu/kg, bergantung pada kualitas daging.



Simak Video "Video Banjir Rob Rendam 4 Desa di Pesisir Sedati Sidoarjo"

(auh/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork