Sepekan Ramadan, Harga Daging Ayam-Sapi di Surabaya Terus Naik

Sepekan Ramadan, Harga Daging Ayam-Sapi di Surabaya Terus Naik

Aprilia Devi - detikJatim
Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB
Daging ayam dan sapi di Surabaya
Penjual ayam dan sapi di Surabaya/Foto: Aprilia Devi/detikJatim
Surabaya -

Sepekan Ramadan, harga daging ayam dan sapi di sejumlah pasar tradisional Surabaya bertahan mahal. Kondisi ini sudah dirasakan pedagang sejak awal Ramadan dan angkanya kerap terus naik.

Di Pasar Wonokromo, pedagang ayam Erni (43) mengatakan, harga ayam potong saat ini berada di angka Rp 41 ribu per kilogram. Padahal biasanya hanya Rp 36 ribu per kilogram.

"Biasanya Rp 36 ribu per kilogram, sekarang Rp 41 ribu. Naik sudah dua pekan ini. Kemarin sempat turun Rp40 ribu, hari ini sudah naik lagi," ujar Erni kepada detikJatim, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Erni, kenaikan harga ayam juga bisa kembali terjadi saat menjelang Lebaran maupun beberapa hari usai Lebaran.

ADVERTISEMENT

"Hari pertama dan kedua Lebaran biasanya stoknya ndak banyak, jadi harganya naik lagi," katanya.

Kenaikan harga serupa terjadi pada daging sapi. Pedagang daging sapi di Pasar Wonokromo, Bagus (25), menyebut harga daging kualitas terbaik kini menyentuh Rp 130 ribu per kilogram.

"Daging sapi sekarang Rp 130 ribu yang paling bagus. Dari awal Ramadan mahal, naik Rp 5 ribu," tutur Bagus.

Meski harga tinggi, ia memastikan stok masih aman. Saat ini persediaan daging sapi bahkan mencapai sekitar 5 ton.

"Stok aman. Biasanya ambil dari RPH Kedurus. Sampai saat ini sudah banyak permintaan. Lebaran nanti belum tahu naik apa nggak (harga daging sapi)," tambahnya.

Sementara itu di Pasar Pucang Anom, harga daging sapi berada di kisaran Rp 125 ribu per kilogram. Daging ayam dijual sekitar Rp 40 ribu per kilogram.

Untuk komoditas lain, harga bawang merah dan bawang putih berkisar Rp 35-45 ribu per kilogram. Cabai rawit sekitar Rp90 ribu per kilogram, cabai merah Rp40 ribu, Telur ayam Rp 31 ribu per kilogram, beras Rp 16 ribu per kilogram, serta minyak goreng Rp 18.500 per kilogram.

Pedagang pun memperkirakan harga masih berpotensi bergerak menjelang Lebaran, terutama jika permintaan masyarakat terus meningkat.

"Kalau stoknya kurang, harganya juga pasti naik, seperti cabai yang naik turun," kata salah satu pedagang Pasar Pucang Anom, Saroh (56).




(auh/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads