Cabai Rawit-Bawang Merah di Surabaya Mulai Mahal Jelang Idul Adha

Cabai Rawit-Bawang Merah di Surabaya Mulai Mahal Jelang Idul Adha

Aprilia Devi - detikJatim
Selasa, 19 Mei 2026 16:15 WIB
Cabai rawit hingga bawang merah mahal jelang Idul Adha 2026.
Cabai rawit di Pasar Surabaya (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Surabaya mulai merangkak naik jelang Idul Adha 2026. Kenaikan paling terlihat terjadi pada cabai rawit dan bawang merah.

Pantauan detikJatim di Pasar Pucang Anom, harga cabai rawit kini tembus Rp 70 ribu per kilogram. Sementara bawang merah besar naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram.

Pedagang sayur, Eko (46) mengatakan kenaikan harga cabai terjadi bertahap dan tidak menentu setiap hari. Saat ini, cabai merah dijual Rp 50 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cabai rawit sekarang Rp 70 ribu, bawang merah yang besar Rp 60 ribu, sebelumnya Rp 50 ribu per kilogram. Naiknya tiap hari nggak tentu," kata Eko kepada detikJatim, Selasa (19/5/2026).

ADVERTISEMENT

Selain cabai dan bawang merah, harga bawang putih berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram.

Pedagang sayur lainnya, Tini (55), juga menyebut harga cabai rawit terus bergerak naik dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, biasanya kenaikan harga mulai terasa kurang dari sepekan menjelang Idul Adha.

"Cabai rawit Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram," ujarnya.

Tak hanya cabai, sejumlah kebutuhan pokok lain juga mengalami kenaikan. Pedagang sembako Anto (33) menyebut harga beras premium kini berada di kisaran Rp 16.500 hingga Rp 17 ribu per kilogram.

"Naiknya sudah sekitar sebulan. Kalau per sak (karung) bisa naik Rp5 ribu. Mungkin pengaruh bensin juga," kata Anto.

Harga minyak goreng juga disebut mengalami kenaikan dalam satu hingga dua bulan terakhir. Minyak goreng kemasan biasa kini dijual sekitar Rp21 ribu hingga Rp 22 ribu per liter.

Sementara pedagang sembako Usmiati (55) mengatakan stok MinyaKita di gerainya terbatas. Ia mengaku hanya bisa mengambil sekitar dua kardus dalam sekali distribusi.

"Kalau harganya maksimal Rp 17 ribu," katanya.

Di sisi lain, harga daging ayam dan sapi justru cenderung stabil hingga turun. Pedagang ayam Purnomo (46) mengatakan harga ayam potong kini Rp 34 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu.

"Biasanya kalau hari besar naik, tapi sekarang malah turun, tapi sekarang memang nggak bisa diprediksi," kata Purnomo.

Hal serupa disampaikan pedagang daging sapi Ahmad Rofi'i (56). Ia menyebut harga daging sapi masih di kisaran Rp 115 ribu hingga Rp 130 ribu per kilogram dan belum mengalami kenaikan jelang Idul Adha.

"Malah turun, pembelinya juga sepi kalau Idul Adha karena banyak yang libur," ujarnya.

Sementara di Pasar Tambahrejo, harga cabai rawit ada yang mencapai Rp 75 ribu per kilogram.

"Cabai rawit Rp 75 ribu per kilogram. Kalau bawang merah sekitar Rp 40 ribu dan bawang putih Rp 30 ribu per kilogram," ujar salah satu pedagang, Meni (50).

Sedangkan komoditas lain seperti telur ayam dijual Rp 25 sampai Rp 26 ribu per kilogram. Lalu gula pasir Rp 17 ribu per kilogram cenderung stabil.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads