Sungai Jagir, Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya dipenuhi busa putih pada Sabtu (24/10/2026). Warga sekitar menuturkan sungai itu hampir setiap hari dipenuhi busa seperti itu.
Fenomena sungai berbusa ini sempat menjadi perbincangan di media sosial threads. Untuk memverifikasi hal itu, detikJatim mengecek langsung ke lapangan dan terpantau masih tersisa sedikit busa di sejumlah bagian sungai.
"Hampir setiap hari kayak gitu," ujar Supardi (40), salah satu warga setempat saat ditemui di sekitar lokasi.
Ia menuturkan bahwa dulunya limbah yang diduga mencemari sungai itu berasal dari pabrik tahu. Namun, pabrik tahu itu sudah tutup lama dan ia tidak mengetahui yang menyebabkan sungai itu berbusa sekarang datang dari mana.
"Kalau kena angin itu baunya nggak enak, coba dekati baunya pasti nggak enak," kata Supardi.
Supardi mengatakan hanya satu pintu saja untuk saluran pembuangan air di sisi timur. Pintu lainnya, ada di sebelah barat.
"Biasanya tebal kayak salju," sahut warga lainnya.
Menurutnya, belum pernah ada pihak dari Pemkot Surabaya yang meninjau dan mencari sumber limbah itu.
Pantauan detikJatim di lokasi, limbah busa putih itu masih mengalir dari pintu saluran pembuangan di depan kampus Stikosa AWS. Namun, limbah tersebut tidak sebanyak ketika awal video di sosial media beredar.
Simak Video "Video: Pemprov DKI Bicara Pengolahan Limbah Kerang Hijau di Pesisir Jakarta"
(abq/dpe)