Unggahan video yang menampilkan mural dan bendera Israel berkibar di rumah salah satu warga Desa Made, Kecamatan Lamongan viral di media sosial. Pemerintah setempat langsung gerak cepat menangani viralnya video tersebut.
Dalam video tersebut, tampak bendera Israel dipasang di sebuah tiang. Sementara mural bendera Israel berada di tembok rumah. Berikut fakta-fakta bendera Israel yang berkibar di rumah warga Made Lamongan:
1. Usai viral perangkat desa langsung menurunkan dan menghapus mural
Sekretaris Desa Made Khabbib Yaumiddin, Penjabat (Pj) Kepala Desa Made Suryo, dan Babinsa Desa Made Nurhadi langsung menurunkan dan membersihkan mural di lokasi.
Khabbib Yaumiddin mengatakan, kain yang menjadi sorotan itu bukan bendera resmi, melainkan kain yang digambar sendiri oleh pemilik rumah menggunakan cat. Bentuk dan warnanya dibuat menyerupai bendera Israel.
"Ini kita melaksanakan penurunan bendera karena sudah ramai dan mungkin sudah viral di media sosial. Jadi kita bersama Pak Pj Kades Made dan Babinsa Desa Made menurunkan bendera tersebut agar tidak meresahkan lagi," ujar Khabbib, Rabu (21/10/2026).
2. Pengibaran bendera Israel bukan yang pertama
Menurut Khabbib, kejadian serupa bukan kali pertama kali ini saja terjadi. Sebelumnya, warga juga pernah menurunkan kain tersebut saat melaksanakan kerja bakti sekaligus membersihkan halaman rumah yang bersangkutan.
Khabbib menjelaskan, pemilik rumah diketahui tinggal seorang diri setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Menurut keterangan pemerintah desa, yang bersangkutan selama ini kekrap mengekspresikan diri melalui tulisan maupun coretan di dinding.
3. Pemasang bendera Israel ODGJ yang senang corat-coret
Meski demikian, selama ini pemilik rumah tidak pernah dilaporkan mengamuk atau menyerang warga. Karena itu, pemerintah desa memilih pendekatan persuasif untuk menghindari persoalan tersebut berkembang dan memicu keresahan di lingkungan sekitar.
"Kalau mengamuk tidak pernah. Orangnya lebih cenderung diam dan menyampaikan lewat tulisan-tulisan, mungkin karena kondisi gangguan jiwa tersebut," katanya.
4. Pemdes harap bendera Israel tak dipasang lagi
Sementara itu, Pj Kepala Desa Made, Suryo mengatakan, penurunan kain tersebut dilakukan setelah keberadaannya ramai diperbincangkan di media sosial. Pemerintah desa bersama Babinsa dan warga kemudian mengambil langkah untuk menjaga situasi tetap kondusif.
"Sesuai dengan yang viral di media sosial, pemasangan bendera negara tertentu hari ini kita lepas bersama Pak Babinsa, Pak Sekdes, dan disaksikan warga setempat," ujar Suryo.
Suryo berharap kain serupa tidak kembali dipasang sehingga tidak memicu keresahan di tengah masyarakat. "Harapan kami ke depan tidak terpasang lagi, agar suasana atau situasi menjadi kondusif. Saya kira itu," tuturnya.
Setelah kain diturunkan, coretan di sekitar lokasi juga dibersihkan. Pemerintah desa berharap langkah tersebut dapat menjaga ketertiban dan kenyamanan warga Desa Made.
Simak Video "Video: Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 11 Orang, Termasuk Anak-anak"
(auh/abq)