Kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang semakin meluas. Titik api yang awalnya berada di wilayah Pasuruan merembet ke tiga daerah yakni Kabupaten Malang, Mojokerto hingga Kota Batu.
"Kebakaran awal itu berangkat dari Pasuruan. Kemudian melebar masuk Kabupaten Malang, Mojokerto dan Kota Batu," kata Kepala UPT Tahuta Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini, Selasa (20/10).
Terpantau kebakaran yang muncul sejak Kamis (15/10) hingga saat ini masih belum bisa dipadamkan. Bahkan, api semakin meluas hingga merembet ke beberapa daerah kawasan Gunung Arjuno-Welirang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya pemadaman sejauh ini dilakukan dengan mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Polhut, UPT Tahura Raden Soerjo, Manggala Agni, BPBD, TNI-Polri hingga relawan.
"Pemadaman menggunakan gepyok manual, kemudian juga membuat sekat bakar untuk wilayah curam yang tidak bisa dijangkau oleh petugas," terang Tyas sapaan akrabnya.
"Personel yang dikerahkan ada lebih dari 100 orang mereka tersebar di beberapa wilayah. Termasuk di titik yang masih bisa dijangkau petugas darat," imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa sebenarnya cukup banyak relawan hingga petugas yang ingin turun langsung ke lapangan untuk membantu penanganan. Namun, memang untuk tim yang diperbolehkan naik dibatasi dengan peraturan ketat dan harus memiliki skill.
"Kalau terkait tenaga personel sebenarnya banyak dan semangatnya memang ada, cuman skill atau kemampuan perlu diperhatikan karena khawatir seperti kejadian di Bromo," kata Tyas.
