Kondisi kucing berkostum yang dibawa ke kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, dan disebut terlihat pasif menjadi sorotan. Dokter hewan menilai kondisi tersebut perlu diklarifikasi, termasuk untuk memastikan apakah kucing hanya sedang tidur atau ada kemungkinan diberikan obat tidur.
Pemerhati Satwa Liar dan Satwa Kesayangan, pemerhati konservasi dan animal welfare dari Divisi Klinik FKH Unair, Dr Boedi Setiawan, MP., Drh mengungkap kucing memiliki pola tidur yang cukup panjang.
"Kucing itu memang pola tidurnya lama, yang normal itu 12 sampai 16 jam kucing itu tidur," kata Boedi saat dihubungi detikJatim, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, kucing umumnya aktif pada pagi dan sore hari. Sementara setelah makan, kucing dapat kembali tidur dalam waktu yang cukup lama.
"Dia aktif pada saat pagi dan sore. Nah, kalau malam setelah makan kenyang dia tidur 12 sampai 16 jam tadi," jelasnya.
Terkait informasi kucing tersebut terlihat pasif atau lemas, Boedi mengatakan perlu dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi lebih lanjut. Dia menyebut belum bisa dipastikan apakah kondisi kucing semata-mata karena sedang berada dalam waktu tidurnya atau ada faktor lain.
"Ini harus benar-benar dibuktikan juga apakah dia hanya tidur, apakah diberi obat tidur, itu juga belum tahu yang benar seperti apa," tuturnya.
Boedi mengatakan kemungkinan pemberian obat tidur juga tidak bisa langsung disimpulkan hanya berdasarkan kondisi kucing yang terlihat mengantuk.
"Kalau secara dari apa pemiliknya kan bilang itu jamnya tidur ya, bisa jadi kan. Tapi juga kalau dikasih obat tidur supaya dia manut pas pada saat dia dipertontonkan juga kita juga enggak tahu ya kayak gitu," jelasnya.
Karena itu, dia meminta hal tersebut diklarifikasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.
"Harus diklarifikasi ya, apakah benar-benar seperti itu," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah kucing di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, menjadi sorotan setelah viral di media sosial. Seorang warga yang pernah melihat langsung kucing-kucing itu menduga ada pengaruh obat penenang atau obat tidur.
Pengunjung tersebut yakni pemilik akun Threads @ekarahmafh yang cuitannya viral. Dugaan itu muncul setelah melihat perilaku kucing yang dinilainya tidak lazim saat berada di tengah keramaian.
"Kondisi kucing yang sedemikian itu kami mencurigai adanya pengaruh obat penenang atau obat tidur yang diberikan owner ke kucingnya. Jadi bukan semata-mata karena eksploitasi dan kucing jadi lemas," katanya saat dihubungi detikJatim, Senin (21/9/2026).
Dia menyebut dugaan penggunaan obat tersebut juga menjadi pembahasan di media sosial.
"Karena selain masalah donasi, memang banyak yang berasumsi dugaan penggunaan obat," ujarnya.
Simak Video " Menikmati Makan Malam Lezat di Restoran Hotel Mewah Surabaya "
(auh/abq)