Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi siang ini, Rabu (16/9/2026). Hingga kini, status Gunung Semeru masih Level III atau Siaga.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan gunung Semeru, erupsi Semeru terjadi pukul 10.34 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 meter (1 kilometer) di atas puncak (± 4.676 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 130 detik.
"Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.000 meter," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima detikJatim.
Selain aktivitas letusan, pengamatan kegempaan mencatat 27 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-22 mm dan durasi 59-130 detik. Juga tercatat 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 5 mm, S-P 13 detik, dan durasi gempa 24 detik.
Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat dimintai mewaspadai potensi awan panas susulan, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.
"Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak," pungkas Sofian.
Simak Video "Video: Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada"
(irb/hil)