Rombongan Dindik Jember Terpaksa ke Jakarta via Darat Imbas Abu Vulkanik

Suparno - detikJatim
Senin, 07 Sep 2026 12:06 WIB
Rombongan Dinas Pendidikan (Dindik) Jember yang baru tahu pesawatnya ke Jakarta dibatalkan. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Rombongan Dinas Pendidikan Jember yang hendak mengikuti kegiatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi di Jakarta terpaksa mengubah rencana perjalanan. Mereka yang tadinya akan menempuh perjalanan udara dengan Lion Air ternyata dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kasi Kelembagaan dan Sarpras PAUD/PNF Dinas Pendidikan Jember, Ema mengaku kecewa karena informasi pembatalan baru diketahui setelah rombongan tiba di Bandara Internasional Juanda.

Ema menjelaskan bahwa tiket Lion Air itu sudah mereka pesan pada Minggu (6/9). Padahal, menurutnya, aktivitas erupsi gunung telah terjadi sejak sehari sebelumnya, yakni sejak Sabtu (5/9).

"Ya kecewa. Kami pesan tiket hari Minggu kemarin. Seharusnya ketika membeli tiket ada pemberitahuan kalau kondisi seperti ini. Tapi kami bersama rombongan baru mengetahui saat di Bandara Juanda," kata Ema kepada detikJatim, Senin (7/9/2026).

Rombongan tersebut terdiri dari perwakilan lima satuan pendidikan di Jember. Mereka dijadwalkan terbang menggunakan Lion Air pukul 11.05 WIB menuju Jakarta untuk mengikuti kegiatan PKS Program Revitalisasi.

Menurut Ema, pihak maskapai menyampaikan penerbangan dibatalkan karena adanya aktivitas gunung berapi yang berdampak pada penerbangan. Pihak maskapai juga memberikan opsi pengembalian dana atau refund.

"Katanya tiket bisa di-refund. Prosesnya sekitar 7 sampai 14 hari kerja. Kalau untuk reschedule masih belum jelas," ujarnya.

Meski penerbangan dibatalkan, Ema dan rombongan tetap berupaya berangkat ke Jakarta. Pasalnya, kegiatan yang akan mereka ikuti dinilai penting dan telah dinantikan oleh sejumlah pihak.

Mereka kemudian mencari alternatif transportasi melalui jalur darat. Namun, tiket kereta dan bus disebut sudah penuh. Travel yang sebelumnya dipesan dari Jember juga batal karena faktor cuaca.

"Kami tetap bertekad berangkat karena kegiatan ini penting. Akhirnya kami pilih jalur darat ke Jakarta," terang Ema.

Rombongan itu telah tiba di kawasan Bandara Juanda sekitar satu jam sebelum memberikan keterangan. Selanjutnya mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta melalui jalur darat.

Ema menambahkan, pada Kamis mendatang masih ada sekitar 10 lembaga dari Jember yang dijadwalkan berangkat untuk mengikuti kegiatan serupa.

"Kamis ada 10 lembaga lagi yang akan berangkat. Semoga nanti kondisinya sudah memungkinkan dan perjalanan bisa lancar," katanya.

Ia berharap perjalanan rombongannya menuju Jakarta berjalan aman sehingga mereka tetap dapat mengikuti kegiatan PKS Program Revitalisasi sesuai jadwal.

"Semoga perjalanan lancar dan kami bisa mengikuti kegiatan PKS Program Revitalisasi," pungkasnya.



Simak Video "Video: WNA Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bali Dapat Izin Tinggal Darurat"

(irb/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork