Gerhana Matahari Total 2027, Catat Tanggal dan Jamnya!

Irma Budiarti - detikJatim
Senin, 31 Agu 2026 21:00 WIB
Ilustrasi Gerhana Matahari Total. Foto: Getty Images/iStockphoto/Pitris
Surabaya -

Gerhana Matahari Total (GMT) akan menjadi salah satu fenomena astronomi yang menarik untuk diamati pada 2027. Gerhana ini akan terjadi pada Senin 2 Agustus 2027 dan memiliki durasi totalitas yang cukup panjang.

Berdasarkan data astronomi, fase total Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 dapat berlangsung hingga sekitar 6 menit 23 detik di lokasi dengan durasi totalitas terlama.

Fenomena tersebut terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga piringan Matahari tertutup sepenuhnya bagi pengamat yang berada di jalur bayangan umbra Bulan.

Gerhana Matahari Total 2027 Kapan?

Gerhana Matahari Total 2027 terjadi pada Senin 2 Agustus 2027. Secara global, rangkaian gerhana berlangsung selama beberapa jam, mulai dari fase awal hingga gerhana berakhir. Jika dikonversikan ke Waktu Indonesia Barat (WIB), berikut perkiraan waktu tahapan gerhana.

  • Gerhana mulai: 14.30 WIB
  • Fase total mulai: 15.23 WIB
  • Puncak gerhana: 17.06 WIB
  • Fase total berakhir: 18.49 WIB
  • Gerhana berakhir: 19.53 WIB

Waktu tersebut merupakan waktu berdasarkan rangkaian kejadian gerhana secara global yang dikonversikan ke WIB. Waktu gerhana yang dapat diamati dari suatu wilayah dapat berbeda bergantung pada posisi geografisnya.

Berapa Lama Gerhana Matahari Total 2027?

Salah satu hal yang membuat Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 menarik adalah durasi fase totalitasnya. Durasi totalitas maksimum diperkirakan mencapai sekitar 6 menit 23 detik.

Durasi tersebut terjadi di sekitar titik gerhana terbesar yang berada di wilayah Mesir. Lebar jalur totalitas juga mencapai sekitar 258 kilometer. Masyarakat yang berada di dalam jalur tersebut berkesempatan menyaksikan Bulan menutupi seluruh piringan Matahari.

Wilayah yang Dilintasi Gerhana Matahari Total 2027

Jalur totalitas Gerhana Matahari 2 Agustus 2027 membentang melintasi sejumlah wilayah di belahan bumi utara. Beberapa wilayah yang berada di jalur totalitas antara lain sebagai berikut.

  • Spanyol
  • Maroko
  • Aljazair
  • Tunisia
  • Libya
  • Mesir
  • Arab Saudi
  • Yaman
  • Somalia

Jalur gerhana kemudian membentang dari wilayah Eropa Selatan dan Afrika Utara menuju kawasan Timur Tengah hingga Afrika bagian timur. Wilayah di luar jalur totalitas tetap dapat mengalami gerhana Matahari sebagian, tergantung lokasi pengamat.

Apakah Gerhana Matahari Total 2027 Bisa Dilihat dari Indonesia?

Indonesia tidak berada di jalur totalitas Gerhana Matahari 2 Agustus 2027. Artinya, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan fase ketika seluruh piringan Matahari tertutup oleh Bulan. Tingkat keterlihatan gerhana dari suatu wilayah juga bergantung pada lokasi dan waktu setempat.

Karena itu, informasi untuk masing-masing kota perlu menggunakan perhitungan astronomi berdasarkan koordinat wilayah tersebut. Dengan demikian, jika ingin menyaksikan Gerhana Matahari Total 2027, pengamat perlu berada di salah satu wilayah yang dilintasi jalur totalitas.

Gerhana Matahari Total 2027 2027 menjadi salah satu fenomena yang menarik karena memiliki durasi totalitas lebih dari enam menit. Pada saat totalitas, langit di sekitar pengamat dapat menjadi gelap meskipun terjadi pada siang hari.

Korona Matahari yang biasanya tidak terlihat karena terangnya permukaan Matahari juga dapat diamati di sekitar siluet Bulan. Durasi totalitas yang panjang membuat gerhana ini menjadi salah satu peristiwa astronomi yang banyak dinantikan oleh pengamat langit dan pemburu gerhana.

Daftar Gerhana Matahari Sepanjang 2027

Selain Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027, terdapat satu Gerhana Matahari lainnya pada 2027. Berikut daftar fenomena Gerhana Matahari yang akan terjadi pada 2027.

  • 6 Februari 2027: Gerhana Matahari Cincin
  • 2 Agustus 2027: Gerhana Matahari Total

Cara Aman Melihat Gerhana Matahari

Gerhana Matahari memang menarik untuk diamati, tetapi pengamatan tetap perlu dilakukan dengan cara yang aman. Paparan cahaya Matahari secara langsung dapat membahayakan mata, termasuk saat gerhana sedang berlangsung. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengamati Gerhana Matahari, yaitu sebagai berikut.

  • Jangan melihat Matahari secara langsung dengan mata telanjang. Gunakan kacamata atau filter Matahari yang memang dirancang untuk pengamatan gerhana.
  • Kacamata hitam tidak dirancang untuk melindungi mata dari intensitas cahaya Matahari saat pengamatan gerhana.
  • Kamera, teleskop, dan teropong yang digunakan untuk mengamati Matahari harus dilengkapi filter Matahari yang sesuai.
  • Saat sebagian piringan Matahari masih terlihat, tetap gunakan perlindungan mata yang tepat.


Simak Video "Video Top 5: Ronaldo Nikah hingga Gerhana Matahari Total"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork