Data Sementara Santri Manbaul Hikam yang Dirawat di RS Usai Keracunan MBG

Data Sementara Santri Manbaul Hikam yang Dirawat di RS Usai Keracunan MBG

Aprilia Devi - detikJatim
Selasa, 01 Sep 2026 22:41 WIB
Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Sidoarjo yang keracunan usai santap MBG mendapat parawatan medis
Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Sidoarjo yang keracunan usai santap MBG mendapat parawatan medis. (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Sidoarjo -

Sebanyak 293 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit setelah mengalami dugaan keracunan usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Data tersebut merupakan data sementara yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Ratusan santri tersebut tersebar di delapan rumah sakit.

"293 santri dirawat di delapan rumah sakit," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina kepada detikJatim, Selasa (1/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, RSUD Notopuro Sidoarjo menjadi salah satu rumah sakit yang menerima pasien dari Ponpes Manbaul Hikam. Pantauan pada Selasa (1/9/2026) malam, area poliklinik rumah sakit tampak dipadati pasien dan keluarga.

ADVERTISEMENT

Sejumlah keluarga terlihat mengecek data pasien, sementara lainnya menunggu dan menemani anggota keluarganya yang tengah mendapat perawatan.

Di area poliklinik, sejumlah pasien yang datang dari Ponpes Manbaul Hikam dikumpulkan untuk mendapatkan penanganan medis. Para pasien mendapat pertolongan pertama, termasuk pemasangan infus.

Sedangkan, ambulans masih beberapa kali terlihat keluar dari area rumah sakit untuk mengevakuasi pasien.

Lakhsmie mengatakan dari total 293 santri yang dirawat, terdapat delapan pasien yang mengalami gejala berat. Mereka masih menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh tim medis.

"Ada delapan gejala berat, membutuhlan perawatan," ujarnya.

Sebelumnya, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengalami keracunan usai diduga mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden tersebut diperkirakan terjadi usai para santri melangsungkan salat zuhur, kemudian saat waktu asar mengalami gejala. Dan sekitar magrib banyak yang telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

Pantauan di lokasi, puluhan ambulans masih keluar-masuk dari ponpes dengan membawa santri yang mengalami gejala keracunan. Santri itu telah dibawa ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas setempat. Saat ini area ponpes tampak masih dijaga ketat oleh personel TNI.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads