Viral Video Lumpur Lapindo Meluber, Begini Fakta Sebenarnya

Viral Video Lumpur Lapindo Meluber, Begini Fakta Sebenarnya

Suparno - detikJatim
Rabu, 05 Agu 2026 12:30 WIB
Kondisi terbaru Lumpur Lapindo Sidoarjo yang disebut meluber
Kondisi terbaru Lumpur Lapindo Sidoarjo yang disebut meluber/Foto: Suparno/detikJatim
Sidoarjo -

Video yang memperlihatkan lumpur Lapindo seolah-olah meluber ke berbagai titik, viral di media sosial. Rekaman berdurasi sekitar 30 detik itu disebut diambil di area tanggul penahan lumpur titik 25 pada Selasa (4/8/2026) sore.

Dalam video terlihat lumpur memenuhi area di sekitar tanggul sehingga memunculkan dugaan bahwa semburan lumpur Lapindo kembali meluas dan meluber ke berbagai lokasi.

Namun, pemandu wisata Lumpur Lapindo, Nurul Anam, membantah anggapan tersebut. Menurutnya, kondisi yang terekam dalam video itu bukanlah luapan lumpur baru, melainkan aktivitas pengerukan yang dilakukan petugas di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang terlihat seperti luberan itu sebenarnya hasil pengerukan menggunakan alat berat. Lumpur hasil kerukan ditempatkan di atas tanggul sehingga tampak seperti meluber ke mana-mana," kata Anam kepada detikJatim, Rabu (5/8/2026).

ADVERTISEMENT

Anam menjelaskan, aktivitas itu diduga merupakan bagian dari upaya pihak Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) dalam membuat jalur aliran lumpur dari titik 25 menuju titik 35.

Menurutnya, alat berat berupa ekskavator digunakan untuk membentuk alur baru agar lumpur dan air dapat diarahkan ke titik tertentu sebelum akhirnya dialirkan ke Sungai Porong menggunakan kapal keruk.

"Pembuatan alur itu bertujuan untuk mengarahkan air dan lumpur menuju titik 35. Setelah itu, material akan dialirkan ke Sungai Porong menggunakan kapal keruk," ujarnya.

Anam menambahkan, terdapat dua orang pengunjung yang diduga merekam video tersebut. Saat itu, dirinya mengaku telah menjelaskan kondisi sebenarnya di lapangan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Saya sudah menjelaskan bahwa itu bukan semburan yang meluber, melainkan lumpur hasil pengerukan yang ditaruh di atas tanggul," ungkapnya.

Meski demikian, video tersebut telanjur menyebar luas di media sosial dan menimbulkan beragam tanggapan dari masyarakat. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak PPLS terkait aktivitas pengerukan di lokasi tersebut.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads