Remaja Sidoarjo Bugil Saat Terima Pesanan Ojol Diajak ke Puskesmas

Suparno - detikJatim
Sabtu, 18 Jul 2026 09:20 WIB
Remaja yang bugil sambil peluk guling saat terima pesanan ojol di Sidoarjo diajak ke Puskesmas. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Video memperlihatkan seorang remaja laki-laki dalam kondisi telanjang saat menerima pesanan dari pengemudi ojek online (ojol) viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Dalam video berdurasi 57 detik yang beredar remaja itu tampak tidur tengkurap sambil memeluk guling di teras rumah tanpa mengenakan pakaian. Diduga, remaja berusia 18 tahun itu sebelumnya pesan minuman instan melalui aplikasi ojol seharga Rp 6.800.

Saat pengemudi tiba mengantarkan pesanan, pemesan disebut tetap berada dalam kondisi tanpa busana. Pengemudi ojol sempat menegur remaja itu sebelum video itu kemudian beredar luas di media sosial.

Menindaklanjuti kejadian itu, Bhabinkamtibmas Desa Dukuh Tengah bersama pihak keluarga melakukan pendampingan terhadap remaja itu ke Puskesmas Buduran untuk menjalani pemeriksaan awal.

Remaja Telanjang Terima Pesanan Ojol di Sidoarjo Foto: Tangkapan layar

Kapolsek Buduran Kompol Sugeng Sulistiyono membenarkan adanya pendampingan tersebut. Ia mengatakan langkah itu dilakukan sebagai bentuk penanganan awal setelah video viral.

"Benar, Bhabinkamtibmas bersama orang tua yang bersangkutan melakukan pendampingan ke Puskesmas Buduran untuk pemeriksaan awal," ujar Kompol Sugeng kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Sabtu (18/7/2026).

Sugeng mengatakan pihak kepolisian tidak mengetahui secara rinci hasil pemeriksaan medis yang dilakukan di puskesmas. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, tenaga kesehatan menyarankan agar remaja tersebut menjalani pemeriksaan lanjutan oleh psikolog di RSUD Sidoarjo atau rumah sakit lainnya.

"Kami tidak mengetahui secara detail hasil pemeriksaannya. Informasinya dari pihak puskesmas disarankan agar yang bersangkutan dibawa ke RSUD atau rumah sakit lain untuk diperiksa lebih lanjut oleh dokter psikolog," jelasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kembali video yang menampilkan identitas maupun kondisi remaja tersebut demi menjaga privasi yang bersangkutan dan keluarganya, serta memberikan kesempatan agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik.



Simak Video "Video: Menhub Buka Suara soal Peluang Aturan Ojol Masuk Revisi UU LLAJ"

(ihc/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork