Viral Remaja Sidoarjo Terima Pesanan Ojol Sambil Bugil Peluk Guling

Viral Remaja Sidoarjo Terima Pesanan Ojol Sambil Bugil Peluk Guling

Suparno - detikJatim
Rabu, 15 Jul 2026 19:30 WIB
Remaja Telanjang Terima Pesanan Ojol di Sidoarjo
Remaja telanjang saat terima pesanan ojol di Sidoarjo. (Foto: Tangkapan layar)
Sidoarjo -

Video viral yang memperlihatkan seorang remaja laki-laki telanjang bulat saat menerima pesanan dari pengemudi ojek online (ojol) viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi di Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Dalam video berdurasi 57 detik yang beredar, tampak seorang pria dalam kondisi telanjang bulat tidur tengkurap sambil memeluk guling di teras rumah. Diduga, pria berusia 18 tahun itu sebelumnya memesan minuman instan seharga Rp 6.800 melalui aplikasi ojek online.

Saat pengemudi ojol tiba untuk mengantarkan pesanan, pria tersebut disebut tetap berada dalam kondisi tanpa busana. Pengemudi sempat menegur pemesan atas kondisinya tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Buduran Kompol Sugeng Sulistiyono membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan verifikasi setelah video itu ramai diperbincangkan di media sosial.

"Informasi yang beredar di masyarakat benar adanya. Pelaku merupakan warga Desa Dukuh Tengah yang masuk wilayah hukum Polsek Buduran," kata Sugeng, Rabu (15/7/2026).

ADVERTISEMENT

Sugeng menjelaskan, setelah menerima informasi, polisi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kanit Reskrim, serta perangkat desa langsung mendatangi lokasi dan melakukan koordinasi.

"Kami telah memanggil remaja tersebut bersama orang tuanya ke balai desa. Yang bersangkutan sudah diberikan pembinaan, arahan, dan mitigasi agar perilaku tersebut tidak terulang serta tetap menjaga norma dan etika di lingkungan masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, polisi mendapati perilaku serupa bukan kali pertama dilakukan oleh remaja tersebut.

"Dari keterangan yang kami peroleh, perilaku seperti ini sudah terjadi sebanyak dua kali," ungkap Sugeng.

Selanjutnya, polisi bersama instansi terkait akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap remaja tersebut.

"Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan untuk mengetahui penyebab dan kondisi yang mendasari perilaku yang bersangkutan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dukuh Tengah Kusnul Arofik mengatakan pihak desa turut melakukan pendampingan bersama aparat dan tenaga kesehatan.

Menurut Kusnul, remaja tersebut merupakan anak tunggal. Kedua orang tuanya bekerja sehingga diduga kurang memberikan perhatian dan pengawasan.

"Yang bersangkutan anak tunggal, kedua orang tuanya bekerja. Dugaan sementara memang kurang mendapat perhatian dan pengawasan. Kejadiannya juga terjadi di teras rumah sendiri dan sempat tidak diketahui orang tuanya," kata Kusnul.

Ia menyebut informasi mengenai kejadian itu baru diterimanya dari Bhabinkamtibmas setelah video tersebut viral di media sosial. Dari informasi yang diterimanya, perilaku serupa juga disebut sudah terjadi lebih dari satu kali.

Ke depan, pemerintah desa akan berkoordinasi dengan Puskesmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Polsek Buduran untuk memantau kondisi remaja tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan Puskesmas dan perangkat desa untuk melakukan pendampingan sampai kondisinya membaik. Saat ini baru dilakukan pemanggilan dan teguran secara persuasif kepada orang tua. Untuk langkah administratif lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan dan arahan dari pihak berwenang," tandasnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads