Viral Pria Berjaket Ojol di Pasuruan Rampas HP Bocah Modus Tanya Alamat

Viral Pria Berjaket Ojol di Pasuruan Rampas HP Bocah Modus Tanya Alamat

Muhajir Arifin - detikJatim
Senin, 29 Jun 2026 06:30 WIB
Ojol di Pasuruan rampas HP anak kecil
Ojol di Pasuruan rampas HP anak kecil (Foto: Tangkapan layar)
Pasuruan -

Pria berjaket Shopee Food merampas handphone anak perempuan di Pasuruan. Aksi pelaku terekam jelas kamera CCTV dan videonya viral.

Dalam video yang beredar yang dipantau detikJatim, Minggu (28/6/2026), terlihat pengendara motor matik warna hitam memakai jaket Shopee Food mendekati seorang anak perempuan yang duduk di atas motor matik warna putih di tepi jalan perkampungan. Pria memakai helm warna kuning itu mengajak anak tersebut berbicara.

Si anak yang tidak menaruh curiga tetap santai duduk di atas motor sambil tetap bermain handphone. Dari gesture yang terlihat, pria tersebut seolah menanyakan alamat, dan anak perempuan itu tampak menyawab dengan menunjukan arah dengan tangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat anak tersebut lengah, pria tersebut merampas handphone yang sedang dipegang si anak, lalu berbalik arah dan menggeber motor. Korban langsung menjerit sejadinya, kebingungan, dan berusaha mengejar pria tersebut.

ADVERTISEMENT

Sejumlah orang yang mendengar teriakan histeris korban langsung menuju lokasi. Satu perempuan tampak menggeber motor lalu mengejar pria perampas handphone.

Berdasarkan penelusuran detikJatim, kejadian itu terjadi di Dusun Pandean, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/6/2026) pukul 15.20 WIB. Warga menyebut, modus pelaku menanyakan alamat.

"Orangnya tanya alamat. Kemudian merampas handphone," kata Keisa, salah satu warga, Senin (29/6/2026).

Amin, warga lain, membenarkan kesaksian Keisa. Menurutnya, pria berjaket Soppee Food tersebut berpura-pura bertanya alamat, kemudian merampas handphone korban.

"Orangnya pakai jaket Shopee warna oranye. Awalnya tanya alamat," ungkapnya.

Kapolsek Gempol Kompol Giadi Nugraha membenarkan aksi penjambretan anak tersebut. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Kami akan optimalkan mengungkap (mengungkap kasus ini)," terangnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads