Doa Awal Tahun Baru Islam Dibaca Malam Ini Setelah Maghrib

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Senin, 15 Jun 2026 15:15 WIB
Ilustrasi membaca doa awal tahun. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Tahun Baru Islam menjadi salah satu momen yang dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak doa dan ibadah. Di antara amalan yang banyak diamalkan adalah membaca doa awal tahun setelah masuknya 1 Muharram.

Doa ini dipanjatkan untuk memohon kepada Allah SWT atas dosa dan kekhilafan selama setahun terakhir. Selain itu, muslim juga bisa meminta keberkahan kepada-Nya agar senantiasa diberi kemudahan, keberkahan, serta kebaikan dalam menjalani kehidupan pada tahun yang baru.

Mengacu kalender Hijriah, pergantian tahun dimulai sejak matahari terbenam. Karena itu, doa awal tahun dianjurkan dibaca setelah Maghrib pada malam 1 Muharram. Simak bacaan doa, waktu membaca, dan tata cara mengamalkannya berikut ini.

Bacaan Doa Awal Tahun 1 Muharram Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Melansir buku "Doa & Dzikir Sepanjang Tahun" oleh H Hamdan Hamedan MA, berikut bacaan doa yang dapat diamalkan umat Islam:

اَللَّهُـمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيْمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ.،وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ.

Arab Latin: Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa kariimi juudikal mu'awwal. Wa haadza 'aamun jadiidun qad aqbala. As-alukal 'ishmata fiihi minas-syaithaani wa auliyaa-ih, wal 'auna 'alaa haadzihin nafsil ammaarati bis-suu-i, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam.

Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.

Kapan Membaca Doa Awal Tahun?

Berdasarkan kalender Hijriah terbitan Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Selasa 16 Juni 2026.

Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), doa awal tahun Hijriah tersebut dibaca ketika telah memasuki 1 Muharram, yaitu setelah waktu Maghrib.

Hal ini karena pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak terbenamnya Matahari atau memasuki waktu Maghrib.

Tata Cara Membaca Doa Awal Tahun Baru Islam

Sebelum Maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan membaca doa akhir tahun sebanyak tiga kali sebagai bentuk muhasabah dan permohonan ampun atas berbagai kesalahan yang telah dilakukan selama setahun terakhir.

Ketika azan Maghrib berkumandang, waktu tersebut menandai berakhirnya tahun lama sekaligus dimulainya 1 Muharram. Setelah melaksanakan salat Maghrib, doa awal tahun kemudian dibaca sebanyak tiga kali sebagai bentuk harapan, dan doa untuk menjalani tahun yang baru dengan keberkahan dan perlindungan Allah SWT.

Amalan yang Dianjurkan pada Malam 1 Muharram

Selain membaca doa awal tahun, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan baik pada malam 1 Muharram. Momentum Tahun Baru Islam sering dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur'an, bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, memperbanyak zikir, dan memanjatkan doa.

Malam pergantian tahun juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir, serta menyusun tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada tahun berikutnya.

Doa-doa yang Dapat Diamalkan pada Malam Tahun Baru Islam

Selain doa awal tahun, terdapat sejumlah doa yang dapat dibaca untuk memperbanyak munajat kepada Allah SWT pada malam 1 Muharram. Berikut doa-doa untuk dibaca menyambut Tahun Baru Islam.

1. Doa Keteguhan Iman

Ibnu Abbas RA menganjurkan membaca firman Allah dalam Surah Al-Hadid ayat 3 sebagai pengingat agar keimanan tetap kokoh.

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Arab Latin: Huwal awwalu wal aakhiru wazh-zhaahiru wal-baathinu wa huwa bi-kulli syai-in 'aliim.

Artinya: Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS Al-Hadid: 3)

2. Doa Agar Dijauhkan dari Maksiat

اَللَّهـُمَّ احْرِمْنِيْ لَذَّةَ مَعْصِيَتِكَ وَارْزُقْنِيْ لَذَّةَ طَاعَتِكَ

Arab Latin: Allaahumma ahrimnii ladzdzata ma'shiyatika warzuqnii ladz­dzata thaa'atika.

Artinya: Ya Allah, jauhkan aku dari kenikmatan bermaksiat kepada-Mu dan karuniakan kepadaku kenikmatan dalam menaati-Mu.

3. Doa Tawasul Ismul A'zham

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Arab Latin: Allaahumma innii as-aluka bi-annaka antallaahul ahadus shamadu, alladzii lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu karena Engkau adalah Allah Yang Maha Esa, tempat bergantung segala sesuatu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Mu.

4. Doa Tobat Nabi Adam AS

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Arab Latin: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam tagfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.

Artinya: Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi. (QS Al-A'raf: 23)

5. Doa Tobat Nabi Yunus AS

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Arab Latin: Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.

Artinya: Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim. (QS Al-Anbiya: 87)

Doa-doa ini bukanlah amalan wajib dan tidak ada kewajiban khusus bagi umat Islam untuk membacanya. Namun, doa tersebut berisi permohonan-permohonan yang baik dan menjadi salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan.

Sebab, berdoa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Karena itu, umat Islam dapat mengamalkannya sebagai sarana bermuhasabah, memperbarui niat, serta memohon pertolongan Allah SWT saat memasuki tahun yang baru.



Simak Video "Sambut Tahun Baru Islam, Santri di Lumajang Gelar Pawai Obor"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork