Malam 1 Suro sering dianggap sebagai malam yang sakral dalam tradisi masyarakat Jawa. Tidak sedikit orang yang mengaitkannya dengan berbagai mitos, mulai dari datangnya kesialan hingga meningkatnya gangguan gaib.
Karena itu, sebagian masyarakat memanfaatkan malam tersebut untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan.
Dalam ajaran Islam, tidak ada dalil yang menyebut malam 1 Suro sebagai malam pembawa kesialan. Namun, berdoa memohon keselamatan dan perlindungan dari berbagai musibah tetap dianjurkan kapan pun, termasuk saat memasuki Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan malam 1 Suro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, doa apa saja yang bisa dibaca untuk memohon perlindungan dari bala dan berbagai ujian kehidupan?
Mengapa Banyak Orang Membaca Doa Tolak Bala di malam 1 Suro?
Sebelum membahas bacaan doa, penting untuk memahami mengapa tradisi membaca doa tolak bala begitu lekat dengan malam 1 Suro. Dalam budaya Jawa, malam 1 Suro bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Hijriah.
Momentum ini sering dipandang sebagai awal perjalanan baru sehingga banyak orang melakukan introspeksi diri, tirakat, zikir, hingga doa bersama.
Dari sudut pandang Islam, yang dianjurkan bukanlah karena adanya keyakinan bahwa malam 1 Suro membawa kesialan, melainkan menjadikan pergantian tahun sebagai momen memperbanyak ibadah, memohon ampunan, dan meminta perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai keburukan di masa mendatang.
Karena itulah, doa-doa yang berisi permohonan keselamatan, perlindungan, kesehatan, dan keberkahan sering diamalkan saat malam 1 Suro maupun pada awal Tahun Baru Islam.
Apa Itu Bala dalam Islam?
Melansir detiksulsel, Banyak orang memahami bala sebagai musibah atau bencana semata. Padahal, dalam Al-Qur'an makna bala jauh lebih luas. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-A'raf ayat 168:
وَقَطَّعْنٰهُمْ فِى الْاَرْضِ اُمَمًاۚ مِنْهُمُ الصّٰلِحُوْنَ وَمِنْهُمْ دُوْنَ ذٰلِكَۖ وَبَلَوْنٰهُمْ بِالْحَسَنٰتِ وَالسَّيِّاٰتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
Artinya: Kami membagi mereka di bumi ini menjadi beberapa golongan. Di antaranya ada orang-orang yang saleh dan ada (pula) yang tidak. Kami menguji mereka dengan berbagai kebaikan dan keburukan agar mereka kembali (pada kebenaran). (QS Al-A'raf: 168)
Ayat ini menunjukkan bahwa bala pada hakikatnya adalah ujian dari Allah SWT. Ujian tersebut tidak selalu berbentuk kesulitan, tetapi juga bisa berupa kenikmatan, kesehatan, kekayaan, jabatan, maupun berbagai kemudahan hidup.
Karena itu, doa tolak bala dalam Islam tidak hanya bermakna meminta dijauhkan dari musibah, tetapi juga memohon agar diberi kekuatan menghadapi setiap ujian kehidupan dan tetap berada di jalan yang diridai Allah SWT.
3 Doa Tolak Bala malam 1 Suro
Salah satu amalan yang banyak dilakukan adalah membaca doa tolak bala sebagai ikhtiar agar diberi keselamatan, dijauhkan dari musibah, serta memperoleh keberkahan dalam menjalani kehidupan. Berikut tiga doa tolak bala malam 1 Suro yang bisa detikers amalkan.
1. Doa Penolak Bala
Salah satu doa yang banyak diamalkan untuk memohon perlindungan dari berbagai musibah berasal dari kitab Perukunan Melayu, ringkasan karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Sebelum membaca doa ini, dianjurkan membaca Surah Al-Fatihah terlebih dahulu. Berikut daftar bacaan doanya.
اللَّهُمَّ بِحَقِّ الفَاتِحَةِ وَسِرِّ الفَاتِحَةِ، يَا فَارِجَ الهَمِّ يَا كَاشِفَ الغَمِّ، يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ، وَيَا دَافِعَ البَلَاءِ يَا اللهُ يَا رَحْمَنُ، وَيَا دَافِعَ البَلَاءِ يَا اللهُ يَا رَحِيْمُ
Artinya: Ya Allah, dengan hakikat dan rahasia Al-Fatihah, wahai pemberi jalan keluar, wahai pembuka kegelisahan, wahai Tuhan yang mengampuni dan menyayangi hamba-Nya, wahai penolak bala, ya Allah Yang Maha Pengasih, wahai penolak bala, ya Allah Yang Maha Penyayang.
Doa ini berisi permohonan agar Allah SWT mengangkat kesulitan, menghilangkan kegelisahan, serta melindungi hamba-Nya dari berbagai bentuk musibah lahir maupun batin. Setelah membaca doa ini, dianjurkan untuk menutupnya dengan shalawat dan pujian singkat berikut ini.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامً عَلَى المُرْسَلِيْنَ، وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ
Artinya: Semoga Allah memberikan shalawat untuk Sayyidina Muhammad, keluarga, dan semua sahabatnya. Maha suci Allah dari segala apa yang mereka sifatkan. Salam Allah untuk para rasul-Nya. Segala puji bagi Allah tuha semesta alam.
2. Doa Selamat dan Tolak Bala
Doa berikut berisi permohonan agar Allah SWT membuka pintu-pintu kebaikan sekaligus melindungi seorang hamba dari berbagai keburukan dunia dan akhirat. Berikut daftar bacaan doanya.
اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ
Artinya: Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur'an yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai Zat Yang Maha Pengasih. Maha Suci Tuhanmu, Tuhan Keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.
Doa ini sering dibaca setelah salat fardu dan dapat diamalkan pada malam 1 Suro sebagai bentuk permohonan perlindungan menyeluruh kepada Allah SWT.
3. Doa Awal Tahun
Karena malam 1 Suro bertepatan dengan pergantian Tahun Baru Islam, banyak ulama juga menganjurkan membaca doa awal tahun sebagai bentuk harapan dan ikhtiar spiritual. Berikut daftar bacaan doanya.
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.
Malam 1 Suro sering dikaitkan dengan berbagai kepercayaan yang berkembang di masyarakat. Namun, dalam Islam, yang lebih utama adalah menjadikan momen pergantian tahun sebagai waktu untuk memperbanyak doa, zikir, dan introspeksi diri. Tiga doa tolak bala di atas dapat menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan, keselamatan, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan.
(irb/hil)
