- Tata Cara Membaca Doa Awal Tahun Baru Islam 1. Membaca Doa Akhir Tahun Sebelum Maghrib 2. Menunggu Masuknya 1 Muharram Setelah Maghrib 3. Melaksanakan Sholat Maghrib 4. Membaca Doa Awal Tahun Sebanyak Tiga Kali 5. Memperbanyak Doa dan Amalan Baik
- Doa Awal Tahun 1 Muharram
- Doa-doa yang Dapat Diamalkan pada Malam Tahun Baru Islam 1. Doa Keteguhan Iman 2. Doa Agar Dijauhkan dari Maksiat 3. Doa Tawasul Ismul A'zham 4. Doa Tobat Nabi Adam AS 5. Doa Tobat Nabi Yunus AS
Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, banyak muslim mulai mencari bacaan doa awal tahun beserta tata cara mengamalkannya. Doa ini menjadi salah satu amalan yang kerap dibaca untuk menyambut datangnya 1 Muharram sebagai bentuk rasa syukur, muhasabah, sekaligus harapan agar tahun baru penuh berkah.
Doa awal tahun dipanjatkan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas kesalahan dan kekhilafan selama setahun terakhir. Selain itu, umat Islam juga berharap diberi kemudahan, perlindungan, serta kebaikan dalam menjalani kehidupan di tahun yang baru.
Karena pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak matahari terbenam, doa awal tahun dianjurkan dibaca setelah sholat Maghrib pada malam 1 Muharram. Lantas, kapan waktu yang tepat membaca doa awal tahun dan bagaimana tata cara mengamalkannya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata Cara Membaca Doa Awal Tahun Baru Islam
Tidak ada tata cara khusus yang bersifat wajib dalam membaca doa awal tahun. Namun, umat Islam umumnya mengamalkan doa ini pada malam 1 Muharram setelah masuk waktu Maghrib. Berikut tata cara membaca doa awal tahun yang banyak diamalkan.
1. Membaca Doa Akhir Tahun Sebelum Maghrib
Pada hari terakhir bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan membaca doa akhir tahun sebanyak tiga kali sebagai bentuk muhasabah dan permohonan ampun atas kesalahan selama setahun terakhir.
2. Menunggu Masuknya 1 Muharram Setelah Maghrib
Pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak matahari terbenam. Karena itu, setelah azan Maghrib berkumandang, umat Islam telah memasuki 1 Muharram atau Tahun Baru Islam.
3. Melaksanakan Sholat Maghrib
Setelah masuk waktu Maghrib yang menandai pergantian tahun Hijriah, umat Islam melaksanakan sholat Maghrib terlebih dahulu. Kemudian membaca doa awal tahun dengan khusyuk sebagai bentuk permohonan ampunan, perlindungan, dan harapan agar tahun baru dipenuhi keberkahan serta kemudahan dari Allah SWT.
4. Membaca Doa Awal Tahun Sebanyak Tiga Kali
Setelah sholat Maghrib, doa awal tahun dibaca sebanyak tiga kali. Doa ini berisi permohonan perlindungan dari godaan setan, ampunan atas dosa, serta harapan agar tahun yang baru dipenuhi keberkahan.
5. Memperbanyak Doa dan Amalan Baik
Selain membaca doa awal tahun, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur'an, berzikir, bersholawat, serta memanjatkan doa-doa lain yang baik pada malam 1 Muharram.
Doa Awal Tahun 1 Muharram
Melansir buku "Doa & Dzikir Sepanjang Tahun" karya H Hamdan Hamedan MA, berikut bacaan doa awal tahun yang dapat diamalkan umat Islam lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya.
اَللَّهُـمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيْمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ.،وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ.
Arab Latin: Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa kariimi juudikal mu'awwal. Wa haadza 'aamun jadiidun qad aqbala. As-alukal 'ishmata fiihi minas-syaithaani wa auliyaa-ih, wal 'auna 'alaa haadzihin nafsil ammaarati bis-suu-i, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam.
Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.
Doa-doa yang Dapat Diamalkan pada Malam Tahun Baru Islam
Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak berbagai amalan baik pada malam 1 Muharram. Momentum Tahun Baru Islam sering dimanfaatkan untuk memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur'an, bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, memperbanyak zikir, dan memanjatkan doa.
Malam pergantian tahun juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir, serta menyusun tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada tahun berikutnya.
Selain doa awal tahun, terdapat sejumlah doa yang dapat dibaca untuk memperbanyak munajat kepada Allah SWT pada malam 1 Muharram. Berikut doa-doa untuk dibaca menyambut Tahun Baru Islam.
1. Doa Keteguhan Iman
Ibnu Abbas RA menganjurkan membaca firman Allah dalam Surah Al-Hadid ayat 3 sebagai pengingat agar keimanan tetap kokoh.
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Arab Latin: Huwal awwalu wal aakhiru wazh-zhaahiru wal-baathinu wa huwa bi-kulli syai-in 'aliim.
Artinya: Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS Al-Hadid: 3)
2. Doa Agar Dijauhkan dari Maksiat
اَللَّهـُمَّ احْرِمْنِيْ لَذَّةَ مَعْصِيَتِكَ وَارْزُقْنِيْ لَذَّةَ طَاعَتِكَ
Arab Latin: Allaahumma ahrimnii ladzdzata ma'shiyatika warzuqnii ladzdzata thaa'atika.
Artinya: Ya Allah, jauhkan aku dari kenikmatan bermaksiat kepada-Mu dan karuniakan kepadaku kenikmatan dalam menaati-Mu.
3. Doa Tawasul Ismul A'zham
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Arab Latin: Allaahumma innii as-aluka bi-annaka antallaahul ahadus shamadu, alladzii lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu karena Engkau adalah Allah Yang Maha Esa, tempat bergantung segala sesuatu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Mu.
4. Doa Tobat Nabi Adam AS
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Arab Latin: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam tagfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.
Artinya: Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi. (QS Al-A'raf: 23)
5. Doa Tobat Nabi Yunus AS
لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Arab Latin: Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.
Artinya: Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim. (QS Al-Anbiya: 87)
Doa-doa ini bukanlah amalan wajib dan tidak ada kewajiban khusus bagi umat Islam untuk membacanya. Namun, doa tersebut berisi permohonan-permohonan yang baik dan menjadi salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan.
Sebab, berdoa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Karena itu, umat Islam dapat mengamalkannya sebagai sarana bermuhasabah, memperbarui niat, serta memohon pertolongan Allah SWT saat memasuki tahun yang baru.
(irb/hil)
