Daun Jeruk hingga Jahe, Bahan Dapur untuk Hilangkan Bau Kambing

Irma Budiarti - detikJatim
Kamis, 21 Mei 2026 10:20 WIB
Ilustrasi bahan dapur untuk menghilangkan bau daging kambing. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Daging kambing menjadi salah satu bahan makanan favorit, terutama saat momen Idul Adha. Namun, banyak orang enggan mengolahnya karena aroma khas atau bau prengus yang cukup kuat. Padahal, bau tersebut sebenarnya bisa dikurangi dengan cara sederhana menggunakan bahan dapur yang mudah ditemukan di rumah.

Bau prengus pada daging kambing umumnya berasal dari lemak dan senyawa asam lemak tertentu yang muncul saat proses pemasakan. Konsentrasi senyawa karbonil dalam lemak kambing ikut mempengaruhi aroma khas tersebut.

Bahan Dapur untuk Hilangkan Bau Kambing

Karena itu, penggunaan rempah dan bahan aromatik menjadi cara tradisional yang cukup efektif untuk membantu menyamarkan, sekaligus mengurangi bau menyengat pada daging kambing. Berikut beberapa bahan dapur yang sering digunakan beserta cara memakainya.

1. Daun Jeruk untuk Memberi Aroma Segar

Daun jeruk dikenal memiliki aroma sitrus yang kuat sehingga sering dipakai dalam berbagai masakan Nusantara. Selain membuat masakan lebih harum, daun jeruk juga membantu menyamarkan aroma prengus pada daging kambing.

Biasanya daun jeruk dimasukkan saat proses merebus atau menumis daging. Aroma minyak atsiri dari daun jeruk akan bercampur dengan uap masakan sehingga bau kambing menjadi lebih ringan.

Untuk hasil maksimal, remas sedikit daun jeruk sebelum dimasukkan agar aromanya keluar lebih kuat. Daun jeruk cocok digunakan pada gulai, tongseng, sate kambing bumbu kecap, hingga olahan kambing berkuah santan.

2. Jahe Membantu Mengurangi Aroma Menyengat

Jahe termasuk rempah yang paling sering dipakai untuk mengolah daging kambing. Aroma hangat dan sedikit pedas dari jahe dapat membantu menutupi bau prengus tanpa menghilangkan cita rasa asli daging. Jahe sebaiknya digunakan sebagai bumbu marinasi maupun campuran rebusan daging kambing.

Cara penggunaannya cukup mudah. Geprek beberapa ruas jahe, lalu campurkan ke dalam rebusan daging, atau haluskan bersama bawang putih untuk marinasi. Jahe juga dapat membantu memberikan sensasi rasa lebih segar dan hangat pada masakan.

3. Jeruk Nipis Efektif Mengurangi Bau Prengus

Jeruk nipis menjadi bahan dapur yang paling populer untuk mengurangi bau kambing. Kandungan asam sitrat di dalamnya membantu menetralisir aroma tidak sedap pada permukaan daging.

Caranya, lumuri daging kambing dengan perasan jeruk nipis lalu diamkan sekitar 15-30 menit sebelum dimasak. Setelah itu daging bisa langsung diolah tanpa perlu direndam terlalu lama.

Jeruk nipis cukup efektif membantu mengurangi aroma prengus jika digunakan dengan takaran yang tepat. Namun, jangan menggunakan terlalu banyak jeruk nipis karena bisa mempengaruhi tekstur dan rasa daging.

4. Serai Membuat Aroma Masakan Lebih Harum

Serai memiliki aroma segar yang kuat dan sering digunakan untuk masakan berbahan daging. Saat direbus bersama kambing, serai membantu menghasilkan aroma yang lebih harum, sehingga bau khas kambing tidak terlalu dominan.

Biasanya serai digeprek terlebih dahulu agar minyak alaminya keluar. Setelah itu, serai dimasukkan saat merebus atau menumis bumbu. Selain mengurangi bau, serai juga membuat kuah masakan terasa lebih segar dan kaya rempah.

5. Bawang Putih untuk Menyamarkan Bau Daging

Bawang putih mempunyai aroma tajam yang cukup efektif membantu menyamarkan bau kambing. Tak heran jika hampir semua olahan kambing menggunakan bawang putih sebagai bumbu dasar. Bawang putih bisa dihaluskan untuk marinasi atau ditumis bersama rempah lain sebelum daging dimasukkan.

Kombinasi bawang putih dan jahe juga cukup populer karena mampu membuat aroma masakan lebih sedap. Menurut beberapa tips pengolahan daging kambing, marinasi dengan bumbu aromatik seperti bawang putih dan jahe dapat membantu mengurangi bau prengus.

6. Garam Membantu Menyerap Aroma Tak Sedap

Selain sebagai penyedap rasa, garam juga sering digunakan untuk membantu mengurangi bau kambing. Garam dipercaya dapat membantu menyerap sisa aroma darah dan lendir pada permukaan daging.

Caranya cukup sederhana, taburi daging dengan garam lalu diamkan sekitar 15-30 menit sebelum dimasak. Setelah itu, daging bisa langsung diolah atau dilap menggunakan tisu dapur bersih. Disarankan, penggunaan garam sebagai langkah awal sebelum proses marinasi rempah.

7. Daun Salam dan Rempah Lain Pelengkap Aroma

Daun salam, ketumbar, merica, hingga kayu manis juga sering dipakai untuk memperkaya aroma olahan kambing. Rempah-rempah ini tidak selalu menghilangkan bau sepenuhnya, tetapi membantu menciptakan aroma masakan yang lebih seimbang.

Semakin kaya rempah yang digunakan, biasanya aroma prengus kambing akan semakin tersamarkan. Karena itu, masakan seperti gulai dan tongseng cenderung memiliki aroma kambing yang lebih ringan dibanding kambing bakar polos.

Jangan Langsung Mencuci Daging Kambing

Selain memakai bahan dapur, cara penanganan daging juga penting diperhatikan. Beberapa referensi kuliner menyebut daging kambing sebaiknya tidak langsung dicuci sebelum dimasak, karena justru dapat membuat aroma semakin kuat dan teksturnya lebih alot.

Jika daging terlihat kotor, cukup lap menggunakan tisu dapur bersih atau langsung rebus bersama rempah-rempah aromatik. Selain itu, memisahkan lemak berlebih juga bisa membantu mengurangi bau prengus karena lemak menjadi salah satu sumber utama aroma khas kambing.

Menghilangkan bau kambing sebenarnya tidak harus memakai bahan mahal atau teknik rumit. Kombinasi rempah dapur seperti daun jeruk, jahe, serai, bawang putih, dan jeruk nipis sudah cukup membantu menghasilkan masakan kambing yang lebih sedap dan tidak terlalu prengus.

Selain membuat aroma lebih nyaman, penggunaan rempah juga memberi cita rasa khas yang membuat olahan daging kambing semakin nikmat disantap bersama keluarga dan orang-orang tersayang.



Simak Video "Video: Tips Kurban Sehat, Bebas Derita Kolesterol dan Asam Urat"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork